DOKTER CANTIK MILIK KAPTEN AKSA 2
Spoiler Bab Premium
Fina memperbaiki letak pakaiannya, memastikan pakaiannya rapih sebelum melangkah maju. Ia menyesuaikan langkahnya agar tampak anggun di tengah kerumunan yang semakin padat.
Suara ucapan selamat, tawa, dan tepuk tangan bersahut-sahutan, mengiringi suasana hangat siang itu. Tercium juga aroma bunga segar dari tangan keluarga para perwira yang baru dilantik.
Di sisi depan lapangan, Aksa berdiri bersama beberapa perwira lain, termasuk Walid dan keluarganya yang akan bergabung ke satuan mereka. Tubuh Aksa tegap, wajahnya tenang namun matanya waspada. Dari sudut pandangnya, ia sempat menangkap sosok Fina yang berjalan menuruni tribun bersama Kinara ke arah sini.
"Sepertinya, semuanya akan dimulai." Ujar Aksa di dalam hatinya.
Kini Fina dan Kinara berhenti tak jauh dari posisi Keluarga Aksa dan Walid.
“Kin, perhatikan arah jam dua,” bisik Fina pelan tanpa menoleh. “Yang berdiri di dekat podium, itu keluarga Walid.”
Kinara melirik cepat. Benar. Walid berdiri di antara kedua orang tuanya, sementara seorang perempuan bergaun krem berdiri di sisinya, siapa lagi kalau bukan Rina. Wajah perempuan itu berseri, senyumnya seolah tak pernah mengenal rasa bersalah.
“Dia kelihatan sangat puas dengan hidupnya sekarang,” gumam Kinara pelan, nada suaranya mengandung kekesalan. “Bisa-bisanya tersenyum selebar itu setelah nyakitin orang.”
Fina menatap lurus tanpa ekspresi. “Orang yang terbiasa berbohong akan selalu pandai menyembunyikan rasa bersalah.”
“Kak, apa rencananya sekarang?” tanya Kinara hati-hati.
“Langsung buat mereka panik, lah!" Kata Fina dengan santai.
“Beneran?”
Fina mengangguk pelan. “Serius, tapi tenang saja Kakak tetap bermain secara elegan.”
Begitu mendekati area depan lapangan, Fina memperlambat langkahnya. Ia menata wajahnya agar tampak tenang dan berwibawa. Beberapa tamu yang mengenal wajahnya menatap sekilas dan membalas senyumnya. Tidak ada yang tahu, di balik senyum itu tersimpan badai yang siap pecah kapan saja.
Ketika Fina sampai di dekat barisan perwira, Aksa sedang berbicara dengan Walid. Suara mereka terdengar formal, seperti dua perwira yang membicarakan hal teknis tentang satuan masing-masing.
Namun, tiba-tiba pandangan Walid langsung berubah ketika melihat Fina berjalan mendekat. Rona wajahnya yang semula tenang tiba-tiba memucat.
Ia sempat terpaku beberapa detik, lalu buru-buru menegakkan badan dan memasang senyum kaku. Gerak matanya terlihat gugup, seolah tidak percaya bahwa perempuan yang ia campakkan berani datang ke acara pentingnya ini.
Rina yang memperhatikan perubahan ekspresi Walid sontak mengikuti arah pandangnya. Saat pandangannya menemukan sosok Fina yang berjalan anggun mendekat dengan langkah mantap, jantungnya berdegup lebih cepat. Ia tidak menyangka Fina akan datang ke tempat ini. Senyum di wajahnya perlahan memudar, tergantikan oleh tatapan waspada.
“Fina,” ucap Rina akhirnya. Nadanya berusaha terdengar tenang, meski matanya memancarkan ketidaksenangan yang jelas. “Kenapa kamu datang ke sini? Setahuku Walid tidak mengundangmu.”
Ucapan itu cukup keras untuk menarik perhatian beberapa tamu di sekitar mereka. Beberapa kepala mulai menoleh, bahkan ada yang saling berbisik pelan. Suasana yang semula hangat perlahan berubah.
Ibu Walid yang berdiri di sisi kanan mereka ikut bersuara. Nada suaranya tinggi, tajam, dan penuh sindiran. “Jangan coba-coba membuat keributan di acara pelantikan anak saya, Fina. Ini acara terhormat. Jangan rusak suasananya dengan kehadiranmu.”
Mendengar itu Fina hanya tersenyum lalu ...
————————
Baca cerita lengkapnya diaplikasi KBM App!
Judul: [TAMAT] Dokter Cantik Milik Kapten Aksa
Penulis: Bismillah_cuan












