MAAF MAS, KALI INI AKU MENYERAH (2)

Maaf Mas, Kali ini Aku Menyerah!

Arez Rebel

KBM App

Bab 2

Mobil melaju membelah jalanan malam dengan kecepatan tinggi. Suasana di dalamnya begitu mencekam.

“Mesya... akui kesalahanmu sekarang. Aku akan berhenti dan kita putar balik ke rumah sakit,” ujar Alan sambil melirik istrinya.

Namun Mesya hanya duduk diam menatap lurus ke depan. Tak ada air mata, tak ada pembelaan. Seolah seluruh tenaganya sudah habis setelah tamparan dan penghinaan yang diterimanya.

Alan mulai gelisah melihat sikap istrinya.

“Mesya.”

Tidak ada jawaban.

“Aku masih kasih kesempatan buat kamu ngomong baik-baik.”

Tetap sunyi.

Kesabaran Alan mulai menipis.

“Kamu ngerti nggak sih ini bukan main-main? Dahlia kehilangan anaknya!”

Mesya akhirnya menoleh perlahan.

“Aku juga kehilangan kepercayaan suamiku malam ini.”

Kalimat itu membuat tangan Alan menegang di atas setir. Untuk sesaat dadanya terasa sesak, tetapi egonya lebih besar daripada rasa bersalah.

“Jangan muter balik keadaan! Kalau kamu dari awal minta maaf sama Dahlia, semuanya nggak bakal sejauh ini!”

Mesya tertawa kecil. Tawa lirih yang terasa lebih menyakitkan daripada tangisan.

“Mas masih nggak ngerti juga?”

“Apa lagi?”

“Aku nggak salah.”

Brak!

Alan memukul setir keras.

“Kenapa kamu keras kepala banget sih?!”

Mesya kembali diam. Sikap dingin dan kosong itu justru membuat Alan semakin frustrasi. Biasanya Mesya akan menangis dan memohon agar ia tidak marah. Namun malam itu wanita itu seperti orang asing.

“Aku cuma mau kamu sadar,” ucap Alan lebih pelan. “Dahlia itu korban KDRT. Dia punya trauma. Kenapa sih kamu selalu bikin masalah sama dia?”

Mesya tersenyum tipis.

“Kapan aku bikin keributan? Aku sudah banyak mengalah hanya karena dia punya trauma.”

Alan tidak menjawab lagi. Keheningan kembali memenuhi mobil hingga akhirnya mereka berhenti di depan kantor polisi.

Mesya mendongak menatap bangunan itu. Anehnya, ia tidak merasa takut. Yang ada hanya kelelahan yang begitu dalam.

Alan turun lebih dulu lalu membuka pintu.

“Ayo turun.”

Mesya menurut tanpa bantahan.

Di dalam kantor polisi, Alan langsung berkata tegas kepada petugas.

“Pak, saya mau melaporkan istri saya.”

Petugas mempersilakan mereka duduk dan mulai mencatat laporan.

“Nama?”

“Alan Mahardika.”

“Yang dilaporkan?”

“Istri saya. Mesya Wulandari.”

“Kasusnya apa?”

Alan mengepalkan tangan.

“Istri saya melakukan kekerasan terhadap adik tiri saya sampai menyebabkan keguguran.”

Mesya menahan sesak di dada. Meski sudah berkali-kali mendengar tuduhan itu, rasa sakitnya tetap sama.

“Bisa dijelaskan kronologinya?” tanya petugas.

Alan menjelaskan bahwa saat pulang kerja, ia menemukan Dahlia tergeletak di bawah tangga dalam keadaan pendarahan, sementara Mesya berada di dekatnya.

“Dahlia bilang kalau Mesya mendorong dia.”

Petugas kembali bertanya, “Apakah Bapak melihat langsung kejadiannya?”

Alan sempat terdiam sebelum menjawab mantap, “Tidak. Tapi tidak mungkin Dahlia bohong.”

Jawaban itu membuat hati Mesya semakin dingin. Alan bahkan tidak membutuhkan bukti untuk menghukumnya.

Petugas lalu menoleh kepada Mesya.

“Ibu Mesya, apa benar Anda mendorong korban?”

“Tidak.”

“Aku nggak mendorong dia,” lanjut Mesya tenang. “Dahlia jatuh sendiri.”

“Bohong!” bentak Alan.

“Cukup, Pak,” tegur polisi.

Mesya menatap Alan lama.

“Mas, kenapa Mas segitu pengennya aku jadi orang jahat?”

Alan tercekat.

Mesya lalu menjelaskan bahwa ia justru sempat berusaha menarik tangan Dahlia agar tidak jatuh. Namun ketika polisi bertanya soal bukti, Mesya hanya terdiam.

Memang tidak ada bukti.

Rumah sedang sepi saat kejadian, dan Alan sudah lebih dulu mempercayai cerita Dahlia.

“Nggak ada kan?” sindir Alan.

Petugas akhirnya menghela napas.

“Untuk sementara kami akan proses laporan dulu.”

Alan langsung mengangguk.

“Silakan, Pak. Saya ingin istri saya diberi pelajaran.”

Mesya menoleh perlahan. Tatapannya kosong.

“Pelajaran?” ulangnya lirih.

“Iya. Biar kamu sadar.”

Mesya tersenyum pahit.

“Kalau begitu Mas berhasil.”

“Maksud kamu?”

Mesya menatap lurus ke mata suaminya.

“Aku akhirnya sadar...” bisiknya pelan. “Kalau orang yang paling nyakitin aku ternyata suamiku sendiri.”

6/14 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman menghadapi konflik rumah tangga yang rumit seringkali membuat kita berada di persimpangan emosional yang berat. Dalam kisah Mesya dan Alan, saya bisa merasakan bagaimana kepercayaan yang patah dan luka batin bisa menimbulkan perasaan lelah dan putus asa yang mendalam. Saat seseorang yang kita cintai justru menjadi sumber luka terbesar, rasanya sulit untuk tetap tegar. Mesya yang kehilangan kepercayaan terhadap suaminya, tidak hanya menghadapi tuduhan yang berat bahkan tanpa bukti, tapi juga kesepian karena suaminya lebih percaya pada cerita pihak lain. Ini merupakan contoh betapa pentingnya komunikasi yang jujur dan pengertian dalam membangun hubungan yang sehat. Dalam banyak kasus KDRT dan trauma, terkadang kita tidak melihat gambaran lengkap sehingga mudah terjebak pada asumsi dan prasangka. Seperti Alan yang ingin Mesya meminta maaf, padahal permasalahannya lebih dalam dan kompleks. Dari cerita ini, saya belajar bahwa mengerti latar belakang trauma dan mencari solusi bersama, bukan saling menyalahkan, adalah langkah yang lebih bijak. Selain itu, menyaksikan bagaimana proses pelaporan kasus seperti ini di kantor polisi juga memberikan gambaran tentang bagaimana sistem hukum mencoba untuk bertindak berdasarkan informasi yang ada, walau kadang tidak menyenangkan bagi korban. Kisah ini mengingatkan kita untuk tidak mudah menghakimi tanpa bukti dan selalu memberikan ruang bagi keadilan dan kebenaran. Dan bagi yang mengalami situasi serupa, penting untuk menjaga kesehatan mental dan mencari dukungan dari orang-orang terpercaya atau profesional agar dapat melewati masa sulit dengan lebih kuat.

Posting terkait

085950295087

085950295087

1 suka

Gambar menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang berisi pesan terakhir antara dua orang, menunjukkan perhatian dari satu pihak dan balasan singkat dari pihak lain. Di sisi kanan, terlihat tangan menjangkau cahaya terang dengan antarmuka filter foto, menggambarkan perasaan dalam konteks perpisahan.
berbagi kisahku
ini chat terakhir tadi pagi sebelum aku akhirnya benar" di blok di semua akses olehnya setelah hampir 6bulan menjalin hubungan,dia yg selalu fast respon,selalu perhatian dan menemani hari hariku mulai menjauh 1 bulan ini,chat makin jarang vc pun selalu harus aku yg minta,aku akui pasti ada sala
GITA🖤 ケン🦈 Pisces23 🦈(KCF)

GITA🖤 ケン🦈 Pisces23 🦈(KCF)

804 suka

Trivachel16121981

Trivachel16121981

2 suka

Seorang wanita berambut gelap dengan tatapan tajam mengenakan turtleneck hitam, berdiri di dalam ruangan dengan tirai gelap. Teks di gambar berbunyi: "Kamu pikir ini sudah selesai, kamu salah, Aku akan membuatmu kehilangan segalanya pelan-pelan".
Kau mau Suamiku, Ambil!
"Siapa yang melakukan siapa yang bertanggung jawab", kata Irma tegas. “Tidak semua bisa selesai dengan kata maaf Mas, tapi siapapun yang melakukan pasti harus bertanggung jawab. Aku sudah menyerahkan semuanya pada pengacaraku". Suasana kembali senyap. Hanya terdengar hembusan nap
Erni widja

Erni widja

1 suka

Gambar ini menampilkan kutipan emosional dalam bahasa Indonesia di latar belakang kertas bergaris merah muda. Teks tersebut berisi ungkapan menyerah, permintaan maaf karena telah mencuri waktu, dan kesadaran akan kekurangan diri, dengan kata-kata kunci 'menyerah' dan 'mencuri waktumu' disorot kuning.
Aku sudah sampai di tahap menyerah. Jagalah dirimu baik baik,kejarlah apa yang membuatmu bahagia. Maafkan aku telah mencuri waktumu. Aku tak marah,tak benci,jg tak dendam,aku hanya sadar,diri ini banyak kekurangan.
Bayu

Bayu

1 suka

Gambar menampilkan tangan yang saling menggenggam di bagian atas, dengan teks 'IRT 27TH Berantem sama suami gara-gara Minta HB 3x sehari'. Bagian bawah menunjukkan siluet pasangan yang sedang berdebat, dengan wanita menunjuk dan pria terlihat sedih, mencerminkan konflik rumah tangga. Terdapat logo Lemon8.
aku nyerah kalo 2x sehari
Hai lemoneds 🍋 jujur ini pengalaman yang gak pernah aku pikirin sebelumnya kalo bakalan terjadi. aku kira cuma ekonomi aja yang bisa jadi pemicu pertengkaran sama suami. ternyata masalah ranjang jg bisa jadi pokok masalah jg. dulu waktu masih manten baru suami tuh minta jatahnya tuh sehari 2x
Vitanurmala

Vitanurmala

48 suka

Menyerah
bukan ku tak lagi sayang tapi mulutmu yang menyayat hatiku bagai teriris seribu sembilu membuatku tak lagi mampu bertahan
Buah Racing

Buah Racing

0 suka

nurintan2684

nurintan2684

9 suka

Maafkanlah demi ketenangan dan kedamaian hatimu #islamic_video #islamicquotes #islamicstory #selfreminder #motivasi
Dwᵢₜₐ✨🍉

Dwᵢₜₐ✨🍉

71 suka

Ilustrasi seorang wanita berhijab merah muda dan headphone, menatap keluar jendela dengan pemandangan hijau. Teks di kiri atas berbunyi 'Apa aku menyerah saja?', mencerminkan keraguan. Di bagian bawah terdapat tulisan 'Lemon8 @nadhiro300720' dan 'By: Nadhiro'.
Apa aku menyerah saja?
"satgan,begini begini saja." padahal sudah berusaha mati matian,padahal sudah rela motong waktu tidur,padahal sudah ikut berbagai macam seminar kesuksesan,kadang terngiang ngiang di kepala untuk berhenti saja,berhenti berjuang,berusaha,karna merasa,semuanya tak ada gunanya &#3
Bluyes30

Bluyes30

0 suka

🤍
Nopita🔥

Nopita🔥

30 suka

Lihat lainnya