... Baca selengkapnyaAku pertama kali coba pecak ikan nila di warung Betawi dekat rumah, dan langsung kepincut sama perpaduan ikan goreng renyah dengan sambal pecak yang pedas, asam, dan segar. Pas nyoba bikin sendiri di rumah, ternyata gampang banget asal tahu trik kecilnya.
Biasanya aku pakai ikan nila segar ukuran sedang supaya bumbunya meresap tapi tetap cepat matang. Ikan dibersihkan, jangan lupa buang sisik dan isi perutnya, lalu aku kerat-kerat sedikit di kedua sisi supaya saat digoreng bisa garing dan sambalnya gampang meresap. Setelah itu aku lumuri dengan garam, jeruk nipis, dan sedikit bawang putih halus, diamkan sekitar 15–20 menit baru digoreng sampai kuning kecokelatan.
Untuk sambal pecak merah, versi rumahan yang sering aku pakai itu simpel: cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat merah, sedikit terasi, garam, gula, dan air matang atau air hangat. Semua bahan aku ulek kasar, jangan terlalu halus supaya teksturnya kerasa. Setelah diulek, aku tambahkan air dan perasan jeruk limau atau jeruk nipis, ini yang bikin sambal pecak terasa segar dan beda dari sambal biasa.
Kalau mau versi yang lebih khas pecak nila Betawi, bisa ditambah sedikit kencur atau kemiri yang sudah digoreng, lalu diulek bareng cabai. Aromanya jadi lebih wangi dan ada rasa rempah yang ringan. Kadang aku juga tambahin irisan timun langsung ke sambalnya, jadi sambal pecak sekaligus jadi semacam kuah segar.
Penyajiannya biasanya aku taruh ikan nila goreng di piring putih, lalu siram sambal pecak merah di atasnya. Di sampingnya aku sajikan nasi putih hangat dan irisan timun sebagai pelengkap. Kalau lagi pengen variasi, ikan diganti lele goreng atau mujair, dan bumbu pecaknya tetap sama. Pecak lele Betawi juga enak banget karena daging lelenya lembut dan kulitnya bisa super garing.
Satu tips dari pengalamanku, jangan takut buat atur level pedas dan asam sesuai selera keluarga. Kalau ada anak kecil, cabainya bisa dikurangi dan tomat diperbanyak, rasanya lebih ringan tapi tetap enak. Buat yang suka pedas maksimal, tinggal tambah cabai rawit dan jangan pelit perasan jeruk limau.
Yang aku suka dari pecak ikan nila sambal pecak ini, dia cocok banget jadi menu harian tapi rasa tetap berasa kayak makan di warung khas Betawi. Bahan-bahannya mudah, cara bikinnya nggak ribet, dan tampilannya pun cantik kalau disajikan di piring, apalagi dengan jeruk nipis sebagai hiasan di atasnya. Jadi kalau lagi bosan dengan lauk goreng biasa, pecak nila bisa jadi andalan di meja makan.