1/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku pribadi selalu excited tiap kali ngerias pengantin dengan adat Jawa, apalagi pakai gaya Jogja Putri. Kesan anggun, halus, tapi tetap kelihatan tegas di bagian paes itu bikin look pengantin beda banget sama makeup sehari-hari. Banyak yang kira makeup Jawa itu pasti berat dan menor, padahal kalau dipoles dengan teknik yang pas, hasilnya bisa kelihatan soft tapi tetap adatnya kuat. Biasanya aku mulai dari skincare dasar dulu supaya makeupnya nempel dan awet. Pengantin kan bakal pakai makeup seharian, dari sungkeman sampai resepsi, jadi kulit harus benar-benar lembap tapi nggak terlalu berminyak. Setelah itu baru base makeup yang coverage-nya cukup nutup, tapi tetap kelihatan kulit. Untuk pengantin Jawa, aku suka pilih foundation yang warnanya pas dengan kulit leher biar nggak kelihatan abu-abu di bawah paes. Bagian paes ini jadi ciri khas banget untuk makeup Jawa. Prosesnya memang makan waktu, tapi di situlah seni dan cantiknya. Bentuk paes bisa disesuaikan sama bentuk wajah pengantin, ada yang cocok paes agak tinggi, ada juga yang lebih manis kalau dibuat sedikit lebih pendek. Yang penting garisnya rapi dan simetris, karena ini bakal kelihatan jelas di foto dan video. Banyak tamu sering komentar, “kakak cantik.. paesnya rapi banget”, dan itu bikin aku selalu ekstra teliti di step ini. Untuk eye makeup, aku biasanya nggak langsung tabrak warna bold. Aku suka main di gradasi coklat, gold, atau tembaga supaya tetap elegan. Baru kalau pengantinnya request lebih dramatis, aku tambahin sedikit eyeliner tebal dan bulu mata yang lentik. Yang paling penting, mata tetap nyaman, jangan sampai perih atau berat banget, karena dari momen sungkem sampai acara selesai, ekspresi mata itu yang paling sering ke-capture kamera. Lipstik juga aku pilih yang tahan lama tapi nggak bikin bibir pecah. Triknya, sebelum lipstik, bibir dibersihkan dulu lalu dikasih pelembap tipis. Biasanya aku kombinasi dua sampai tiga warna biar bibir kelihatan fresh tapi tetap cocok dengan adat. Warna-warna pink ke coral atau merah bata soft sering jadi favorit pengantin Jawa. Kalau kamu lagi cari inspirasi "makeup Jawa" atau khususnya gaya "jogja putri" kaya di komentar yang sering bilang, “asyeek.. jogja putri”, saran aku: jangan takut buat konsultasi detail sama perias. Tunjukin contoh foto yang kamu suka, jelasin kamu nyaman dengan makeup seberapa tebal, dan sampaikan juga kondisi kulitmu. Dari situ perias bisa atur teknik dan produk yang dipakai. Satu tips lagi, kalau kamu calon pengantin, usahakan sleep mask atau skincare ringan di malam sebelum akad atau resepsi. Besok paginya kulit akan lebih siap untuk di-makeup. Dan kalau kamu penasaran gimana proses 1 jam makeup bisa dirapel jadi video 30 detik, sebenarnya di balik layar itu banyak banget step kecil yang bikin hasil akhir terlihat matang. Semoga sharing ala UGC ini bisa jadi gambaran real untuk kamu yang lagi cari rias pengantin Jawa, khususnya gaya Jogja Putri modifikasi. Kalau ada detail makeup Jawa tertentu yang pengin kamu coba, catat dulu, nanti pas trial makeup bisa dicoba satu-satu sampai ketemu look yang paling kamu suka.