Begini yaaa kalau MUA-MUA nya pada punya anak kecil, mau tampiiiilll terus pokoknya 🤣
#kontenmua #pengantin #riaspengantin #riaspengantinjogja #behindthescenes
Sebagai seseorang yang sering bekerja di dunia kecantikan dan rias pengantin, saya sangat memahami betapa suasana di balik layar bisa sangat berbeda dari hasil akhir yang terlihat glamor. Terutama ketika makeup artist (MUA) yang terlibat memiliki anak-anak kecil yang ikut serta di lokasi, suasana menjadi jauh lebih hidup dan penuh dinamika. Pengalaman saya, anak-anak kecil yang ikut dalam sesi rias seringkali menjadi 'bocil rusuh' yang lucu dan menggemaskan, bahkan terkadang mengganggu proses rias. Namun, justru momen seperti inilah yang membuat suasana lebih hangat dan terasa seperti keluarga besar. Di rumah saya sendiri, saat saya harus melakukan rias pengantin, anak saya yang paling kecil sering kali tidak mau ketinggalan dan ingin ikut divideo atau berinteraksi dengan orang-orang di sekitar. Hal ini menciptakan suasana yang sangat natural dan menarik. Keberadaan anak-anak di balik layar ini juga memberikan warna tersendiri untuk video behind-the-scenes (BTS) yang dihasilkan. Meskipun ada gangguan, hasilnya tetap berkesan dan menunjukkan sisi humanis dari para MUA. Mereka bukan hanya profesional yang mahir merias, tapi juga orang tua yang penuh kasih kepada anak-anak mereka. Bagi siapa saja yang berencana menjadi MUA atau sudah menjalani profesi ini, saya menyarankan untuk menerima kehadiran anak-anak sebagai bagian dari proses kreatif dan kerja. Anak-anak sering kali membawa energi positif dan inspirasi baru yang dapat memicu kreativitas. Meski terkadang 'bocil rusuh' cukup menantang, pengalaman tersebut sangat berharga untuk membangun ikatan antara keluarga dan profesi. Jadi, jangan heran kalau video BTS atau konten seputar rias pengantin tidak selalu mulus tanpa gangguan. Kehadiran anak-anak MUA memberikan cerita menarik yang membuat setiap sesi lebih bermakna dan penuh kebahagiaan. Ini juga bisa menjadi inspirasi konten unik untuk menunjukkan sisi lain dari dunia rias pengantin yang jarang terekspos publik. Semoga sharing pengalaman ini dapat memberi gambaran yang lebih lengkap dan menyenangkan tentang keseharian para MUA yang juga orang tua, dan bagaimana mereka menyeimbangkan peran profesional dan keluarga.
