IRT kalau capek kerja, masihkah ngurus anak ?
Masihkah IRT Mau Ngurus Anak Saat Pulang Kerja di Tengah Hujan Deras Jakarta?
Jakarta hari ini hujan deras, genangan di mana-mana, macet gak ada habisnya. Bus pun terjebak berjam-jam, halte penuh sesak, napas rasanya udah tinggal separuh. Sampai rumah akhirnya cuma pengin rebahan, lepas sepatu, dan diam tanpa suara. Tapi buat seorang ibu rumah tangga yang juga kerja, istirahat kadang cuma jadi mimpi. Anak tetap minta perhatian, minta makan, minta ditemani belajar. Di tengah lelah dan sisa tenaga yang nyaris habis, hati tetap lembut untuk mereka. Tapi jujur, kadang pengin nanya—kalau capeknya kayak gini tiap hari, masihkah kita kuat ngurus anak dengan senyum yang sama? 🥺
Mau ku tanya, siapa yang ngerasain hal serupa hari ini?
































































































