anggap kwetiaw tuh whole food ya 🤣🤣 ceritanya celebration day jadi makan banyak coba ini itu wkwk. btw ada yg uda coba pernah coba Chuchat Sea Salt Ice Tea? Gileee enak bgt, ini tuh versi sea salt foam tapi 1 gelas guys 😮💨🤣 kl suka asin, ambil sugar 30%, mantul #wieiad #whatieatinaday #recoveryjourney #dietsehat #dietjourney
Jujur, pertama kali ke Chuchat aku juga super bingung mau pesan apa, soalnya menu Chuchat Indonesia lumayan banyak dan namanya lucu-lucu. Akhirnya aku nekat coba Chuchat Sea Salt Ice Tea yang sering lewat di FYP, dan nggak nyesel sama sekali. Buat yang belum pernah coba, Sea Salt Ice Tea ini kayak teh dengan foam asin-gurih di atasnya. Tapi versi Chuchat tuh berasa banget sea salt-nya, satu gelas full gitu, bukan cuma tipis di atas. Kalau kamu tipe yang suka rasa minuman agak asin-gurih, ini wajib banget masuk list pesanan. Aku biasanya pesan sugar 30% biar manisnya nggak terlalu nyegrak, jadi rasa asin dari sea salt tetap kerasa dan nggak bikin eneg. Selain Sea Salt Ice Tea, ada juga beberapa menu Chuchat Indonesia yang cukup aman buat kamu yang lagi diet sehat atau lagi recovery journey tapi tetap pengin ikut jajan: 1. Pilih Base Minuman yang Lebih Light Aku biasanya pilih base teh, kayak jasmine tea atau oolong tea, dibanding milk tea full cream. Rasanya tetap enak tapi kalorinya lebih keontrol. Kalau lagi pengin creamy banget baru deh sesekali pesan milk tea. 2. Main di Level Gula Ini lifehack banget: selalu atur level gula. Di Chuchat, aku sering pesan 0–30% sugar. Menurutku, 30% masih cukup manis, apalagi kalau minumannya sudah ada topping atau sea salt foam. Kalau kamu biasa minum minuman kekinian manis banget, mungkin pertama bisa mulai dari 50%, baru pelan-pelan turunin. 3. Topping: Perlu atau Nggak? Topping memang bikin minuman lebih seru, tapi juga nambah kalori. Aku pribadi jarang ambil topping kalau minumannya sudah punya karakter kuat, kayak Sea Salt Ice Tea ini. Kalau lagi kepengin banget, aku pilih topping jelly atau grass jelly yang teksturnya enak tapi biasanya lebih ringan dibanding boba. 4. Kombinasikan dengan Makanan Sehari-hari Pas weekend atau "what I eat in a day" versi santai, aku suka anggap minuman Chuchat ini sebagai bagian dari snack sore. Misalnya siang makan kwetiaw, sorenya minum Sea Salt Ice Tea dengan sugar 30%, terus malamnya pilih makanan yang lebih ringan. Jadi tetap ada balance antara "celebration day" dan pola makan harian yang lebih mindful. 5. Dengarkan Badan Sendiri Sekarang kalau pesan menu Chuchat Indonesia, aku selalu cek dulu: lagi beneran pengin banget minuman manis atau cuma FOMO? Kalau cuma FOMO, aku pesan size kecil atau share bareng temen. Tapi kalau lagi pengin treat diri sendiri, aku izinin diri untuk menikmati tanpa rasa bersalah, karena keseimbangan itu menurutku lebih penting daripada harus selalu "perfect". Buat kamu yang lagi cari referensi menu Chuchat Indonesia, terutama kalau pengin coba Chuchat Sea Salt Ice Tea, semoga sharing ini bisa jadi gambaran. Intinya, minuman kekinian masih bisa banget masuk ke pola hidup sehat, asal kamu tahu preferensi rasa, atur level gula, dan tetap mindful sama kebutuhan tubuh sendiri.






























