Lewat hastag #putustali Aurelie Moeremans mengajak para pengikutnya untuk saling menguatkan dalam proses melepaskan hal-hal yang tak lagi sehat secara emosional. 💛
Bukan tentang menyerah, tapi berani memilih diri sendiri, memutus ikatan yang menyakiti, memberi ruang untuk pulih, dan melangkah dengan lebih ringan.
Pesan ini jadi pengingat bahwa setiap orang punya waktu dan cara masing-masing untuk sembuh, dan kita tidak sendirian menjalaninya.
#Popmama #Millenialmama #aureliemoeremans #PutusTali #KesehatanMental #SelfHealing #PulihBersama #MamaPeduli #EmotionalWellbeing
Pengalaman saya mengikuti gerakan #PutusTali dari Aurelie Moeremans sangat membuka mata tentang pentingnya menjaga kesehatan emosional. Menulis sebagai media curhat atau menumpahkan perasaan ternyata membantu proses penyembuhan batin secara signifikan. Saya pribadi pernah merasa terjebak dalam hubungan yang penuh luka emosional, dan sulit untuk melepaskan karena rasa takut dan kebiasaan. Namun, setelah saya mulai mengikuti tagar #PutusTali dan membagikan cerita saya, saya merasa didukung oleh banyak orang yang mengalami hal serupa. Komunitas ini memberikan ruang untuk saling menguatkan, tanpa menghakimi. Ruang untuk memutus ikatan menyakitkan dan melanjutkan hidup dengan lebih ringan sangat penting, karena setiap orang punya waktu dan cara masing-masing dalam proses pemulihan. Konsep #PutusTali juga mengajarkan pentingnya berani memilih diri sendiri, bukan menyerah pada keadaan yang merugikan kesehatan mental. Memberi waktu untuk pulih dan berdamai dengan masa lalu adalah langkah berharga yang saya rasakan manfaatnya. Sebagai seseorang yang aktif membagikan pengalaman self healing secara nyata, saya merekomendasikan gerakan ini bukan hanya sebagai tren, tapi sebuah langkah serius untuk kesehatan mental dan kesejahteraan emosional. Saya berharap semakin banyak orang terinspirasi untuk ikut berpartisipasi, menggunakan #PutusTali sebagai simbol pembebasan diri dari beban masa lalu. Dengan saling berbagi cerita, kita dapat membentuk komunitas yang positif, suportif, dan menguatkan tiap individu dalam perjalanan pemulihan mereka.






























