jajan jaman SD

FlyOver Lempuyangan
4/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJajanan telur puyuh memang memiliki tempat tersendiri dalam kenangan banyak orang, terutama yang dulu sering menikmati jajanan ini saat SD. Dulu, telur puyuh yang dijual jajanan kaki lima biasanya diberi taburan daun bawang yang segar dan renyah, menambah cita rasa khas yang sulit dilupakan. Meskipun sekarang kebanyakan sudah tidak menggunakan daun bawang lagi dan tampilannya lebih sederhana atau polosan, saya pribadi tetap menikmati setiap gigitan karena rasanya yang gurih dan nostalgic. Bicara soal harga, telur puyuh ini dulu bisa didapatkan dengan harga terjangkau, bahkan ada yang bilang sepuluh ribu rupiah untuk banyak porsi. Harganya yang ramah di kantong membuat jajanan ini jadi favorit anak-anak sekolah. Saat jalan-jalan ke Jogja atau kebetulan berada di sekitar Stasiun Lempuyangan, Anda bisa menjumpai penjual jajanan serupa, yang suasananya membawa kembali kenangan masa kecil. Salah satu keasyikan lain adalah menikmatinya sambil duduk santai, seperti yang saya alami di Real Lereta, tempat yang asyik untuk melepas penat sambil mengenang masa lalu. Suasana ini membuat pengalaman jajan telur puyuh bukan hanya soal rasa, tapi juga momen nostalgia yang hangat. Bagi Anda yang ingin mencoba, jangan ragu untuk berburu jajanan khas Jogja ini. Jika tidak ada daun bawang, biasanya ada bumbu khusus atau saus yang tetap menjadikan telur puyuh terasa nikmat. Selain itu, jajanan ini juga sering dibawa pulang sebagai oleh-oleh sederhana yang mengingatkan pada kenangan masa sekolah dulu. Jajanan tradisional seperti ini mengingatkan kita pentingnya menjaga warisan kuliner lokal dan terus menikmati kesederhanaan rasa yang bisa menghadirkan kebahagiaan. Jadi, yuk berbagi pengalaman dan nostalgia jajan jaman SD, terutama dengan menu telur puyuh yang selalu punya cerita tersendiri.

Cari ·
menu harian rumahan