PERINGATAN DIRGAHAYU RI KE 80. WRGA ARSELOM
Sebagai generasi muda, saya merasa penting sekali untuk mengenal perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila. Tidak sekadar mengenang momentum kemerdekaan, tapi juga memahami betapa panjang dan penuh perjuangan proses perjalanan ini. Dimulai dari sidang BPUPK, tokoh-tokoh bangsa dengan gigih merumuskan dasar negara yang bisa menyatukan rakyat yang berbeda-beda. Piagam Jakarta menjadi awal yang menegaskan cita-cita luhur, meskipun masih mengalami berbagai penyesuaian hingga akhirnya disahkan secara permanen dalam UUD 1945. Proses ini menunjukkan betapa Pancasila tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dialog dan kompromi yang mendalam. Saya juga belajar bahwa sejarah bangsa kita terus berjalan melalui masa-masa penting: awal kemerdekaan, pembentukan RIS, era demokrasi terpimpin, orde baru, hingga reformasi. Setiap periode membawa perubahan dan tantangan, yang tetap mengacu pada nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan. Menghayati makna kemerdekaan RI ke-80 berarti juga mengambil pelajaran dari perjalanan panjang ini, untuk menghadapi tantangan zaman sekarang. Kita sebagai generasi penerus harus terus menjaga persatuan dan kasih sayang antarwarga negara sesuai semangat "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" yang menjadi slogan tahun ini. Dengan memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, saya percaya kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata demi masa depan bangsa yang lebih baik.

































