... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali dapat undangan makan malam agak formal, aku jujur sempat bingung soal jas yang pas. Di undangan tertulis dress code semi formal, tapi tempatnya restoran modern dengan lantai kaca bercahaya dan lampu kuning di bawahnya. Akhirnya aku nekat riset kecil-kecilan soal jas pria untuk acara makan malam, terutama yang nggak terlalu kaku kaya pesta pernikahan.
Hal pertama yang aku perhatikan adalah warna jas. Untuk makan malam, apalagi di tempat dengan lighting warm, warna gelap masih jadi andalan. Jas hitam klasik selalu aman, tapi kalau kamu mau sedikit beda tanpa terlihat norak, navy tua atau charcoal grey juga oke banget. Aku sendiri pilih jas hitam simpel, karena venue-nya punya lantai bercahaya dan pola kotak-kotak yang bikin suasana sudah cukup “ramai”, jadi outfit aku pilih yang clean.
Soal model, menurutku yang paling penting adalah fit. Jas slim fit yang mengikuti bentuk tubuh, tapi nggak terlalu ketat, bikin siluet terlihat rapi. Hindari jas yang kebesaran karena di ruangan dengan lantai kaca dan lampu-lampu kuning, bayangan tubuh kamu bakal kelihatan jelas. Kalau jas kamu terlalu kedodoran, itu langsung kelihatan dan kesannya kurang rapi. Sebelum hari H, aku sempat coba beberapa jas di depan cermin, jalan sedikit, duduk, dan lihat apakah bahu dan panjang lengan sudah pas.
Untuk dalaman, kemeja putih masih jadi pilihan paling aman untuk makan malam. Kemeja putih bikin jas hitam atau navy terlihat lebih elegan dan clean. Kalau mau sedikit sentuhan gaya, kamu bisa main di detail kecil seperti jam tangan, belt kulit, atau pocket square sederhana. Aku pribadi cuma pakai jam tangan klasik dan belt hitam, karena nggak mau outfit terlalu sibuk.
Sepatu juga nggak kalah penting. Di foto, mungkin kamu bakal lihat kaki seseorang mengenakan sepatu hitam dan celana gelap berdiri di atas lantai kaca bercahaya. Itu kira-kira vibe yang aku kejar: sepatu pantofel hitam dengan sedikit kilap, celana jas yang jatuhnya pas di atas sepatu, tanpa banyak lipatan. Sepatu hitam klasik ngasih kesan gentleman yang rapi tapi tetap simpel.
Satu hal yang sering dilupakan orang adalah kenyamanan. Makan malam biasanya butuh duduk cukup lama, jalan ke meja buffet, atau mungkin foto-foto di area yang lantainya kaca bercahaya. Pastikan jas dan celana yang kamu pakai nggak bikin sesak atau gerah berlebihan. Aku sengaja pilih bahan jas yang nggak terlalu tebal dan agak breathable, jadi tetap nyaman dipakai beberapa jam.
Kalau kamu masih bingung memilih jas untuk makan malam, coba pikirkan dulu konsep acaranya: lebih ke formal, semi formal, atau santai elegan. Dari situ baru sesuaikan warna dan model jas. Pengalaman aku, selama warna aman (hitam, navy, grey), fit rapi, dan sepatu hitam kamu bersih serta mengkilap sedikit, tampilan kamu sudah cukup gentleman untuk hampir semua acara makan malam.
Jadi intinya, jas pria untuk acara makan malam itu nggak harus mahal, yang penting pas di badan, sesuai tema acara, dan kamu merasa percaya diri saat melangkah di ruangan—apalagi kalau lantainya kaca bercahaya dan semua orang bisa melihat gaya kamu dari ujung kaki sampai kepala.