Amunisi ku
Halo Bestie Bestie Koe
Aq IRT 30+++ yang menjalani intermitern fasting, untuk asupan saat jendela makan masih belum bisa makan konsisten yang real food, masih suka makan mie, kerupuk, gorengan. Tapi harus diingat jumlahnya mulai dibatasi. Jika lagi pengen mie, aq mulai mengganti nya ke bihun,untuk mengurangi asupan pertepungan
Intermittent fasting memang menjadi metode populer untuk meningkatkan kesehatan dan menurunkan berat badan tanpa harus terlalu membatasi jenis makanan. Namun, bagi saya yang seorang IRT berusia 30-an lebih, menjaga pola makan tetap seimbang selama jendela makan adalah tantangan tersendiri. Saya dulu sering tergoda makan mie instan, kerupuk, dan gorengan, yang walaupun enak, kandungan tepung dan minyaknya cukup tinggi. Seiring waktu, saya mulai belajar mengganti mie dengan bihun sebagai alternatif yang lebih ringan dan rendah kalori. Bihun juga mudah dikombinasikan dengan berbagai sayuran dan protein seperti ayam atau telur, sehingga asupan gizi tetap terjaga. Saya merasa perut lebih nyaman dan energi tetap stabil, terutama saat menjalani intermittent fasting. Dalam praktiknya, membatasi asupan makanan bertepung itu penting agar tubuh tidak mudah lelah dan berat badan bisa lebih terkontrol. Saya juga berusaha lebih konsisten mengonsumsi real food seperti sayuran segar dan sumber protein yang bersih. Walau kadang masih tergoda gorengan, saya belajar untuk mengatur porsinya dan tidak berlebihan. Pengalaman saya ini membuktikan bahwa fleksibilitas dalam pola makan intermittent fasting sangat penting agar tetap bisa menikmati makanan kesukaan tanpa merasa terbebani. Saya ingat betul awalnya ragu apakah bisa bertahan jika tidak makan mie seperti dulu, tapi mengganti dengan bihun dan membatasi gorengan ternyata membuat transisi lebih mudah. Bagi teman-teman yang juga menjalani intermittent fasting, saya sarankan untuk mulai mengevaluasi pilihan makanan dan mencoba substitusi yang lebih sehat, seperti bihun dibanding mie tepung. Perhatikan juga porsi dan hindari kebiasaan ngemil makanan olahan tinggi kalori. Dengan cara ini, perjalanan diet dan kesehatan akan menjadi lebih menyenangkan dan berkelanjutan.
