ALEXA 19/7] DETIK TERAKHIR: Pendaratan di Lab
*Pendaratan di Lab dan Kehilangan
Cerita ini adalah karya fiksi yang ditulis berdasarkan ide dari user dan tidak memiliki kaitan dengan tokoh, tempat, atau kejadian nyata manapun.
Putaran waktu terasa kejam. Alexa terlempar melintasi dimensi dengan kecepatan cahaya, namun setiap detik dipenuhi penyesalan dan kesedihan mendalam. Ia memeluk erat inti logam kecil LiMAN yang masih berasap—satu-satunya yang tersisa dari robot serigala yang telah menyelamatkan hidupnya.
BLAAM!
Alexa terjatuh di lantai logam dingin. Aroma ozon yang kuat menyengat hidungnya. Ia berhasil. Ia kembali. Pendaratan terjadi tepat di tengah ruangan asing yang dipenuhi komputer kuno, kabel, dan mesin aneh berbingkai waktu: Lab Mesin Waktu tempat ayahnya, Mr. Jack Saraphine, memulai segalanya.
Air mata Alexa tumpah saat ia menatap LiMAN. Robot itu diam, energinya habis, dikorbankan untuk memulangkannya. Misi berhasil, ia membawa baterai. Misi gagal, ayahnya masih hilang dan LiMAN hancur.
Ia mengambil baterai seri lama itu dan memasukkannya ke dalam saku. Gelang waktu di pergelangan tangannya mati. Perjalanan 36 jam telah berakhir.
"LiMAN... aku pulang," bisiknya dengan suara tercekat, memegang inti logam itu erat-erat.
Tiba-tiba, pintu lab terbuka perlahan. Sosok seorang wanita dengan rambut ikal yang familier, mengenakan jaket lab dan ekspresi cemas yang mendalam, berdiri di ambang pintu. Itu adalah ibunya.
Rose White: "Alexa! Ya Tuhan, Alexa! Kamu... kamu kembali!"#Lemon8 #AlexaSaraphine #RoseWhite #TheGrandFinale #chibistory#MisiGagal




































