"Nabi Ilyas AS"
Nabi Ilyas AS diutus Allah untuk berdakwah kepada Bani Israil di Ba'labak (Lebanon) yang menyembah berhala Ba'l. Beliau menghadapi penolakan keras dan ancaman pembunuhan dari Raja Ahab, hingga bersembunyi selama 10 tahun. Akibat keingkaran kaumnya, Allah menurunkan azab kekeringan panjang dan gempa bumi.
Berikut adalah poin-poin penting kisah Nabi Ilyas AS:
Dakwah yang Ditolak:
Nabi Ilyas mengajak kaumnya meninggalkan berhala Ba'l dan menyembah Allah, namun kaumnya keras kepala dan mengancam membunuhnya.
Musibah Kekeringan: Akibat penolakan tersebut, Allah menimpakan kekeringan dahsyat selama tiga tahun. Setelah kaumnya berjanji akan beriman, Nabi Ilyas berdoa agar hujan diturunkan.
Kaum yang Kembali Durhaka: Setelah makmur kembali, kaumnya kembali menyembah berhala dan melupakan Allah, sehingga mereka kembali ditimpa musibah.
Pertemuan dengan Nabi Ilyasa: Selama masa pelarian, Nabi Ilyas bertemu dengan seorang wanita yang menyembunyikannya. Ia mendoakan anak wanita tersebut, Ilyasa, yang kemudian sembuh dari sakit dan kelak menjadi nabi penerus dakwahnya.
Mukjizat: Nabi Ilyas diberi mukjizat berupa kemampuan bertahan hidup tanpa makan/minum dalam persembunyian, mendatangkan hujan, dan mendapat makanan dari langit.
Nabi Ilyas dikenal sabar dan taat dalam menghadapi kaum yang durhaka.


























































