"Nabi Ilyasa AS"
Nabi Ilyasa AS adalah penerus dakwah Nabi Ilyas AS untuk membimbing kaum Bani Israil di lembah Yordania/Ba'albak yang kembali menyembah berhala. Sebagai murid yang dididik langsung oleh Nabi Ilyas, beliau dikenal berakhlak mulia, sabar, dan gigih berdakwah meskipun ditentang dan dihina oleh kaumnya. Allah mengaruniai beliau kemampuan luar biasa (mukjizat), salah satunya diyakini dapat menghidupkan orang mati atas izin Allah. Selama memimpin, Nabi Ilyasa berhasil membawa masyarakat hidup makmur dan beriman
Berikut adalah poin penting kisah Nabi Ilyasa AS:
Penerus Nabi Ilyas: Nabi Ilyasa adalah anak angkat atau murid Nabi Ilyas yang melanjutkan perjuangan setelah Nabi Ilyas wafat/diangkat ke langit.
Dakwah ke Bani Israil: Beliau diutus kepada kaum Bani Israil di Ba'albak (wilayah Lebanon saat ini) yang kembali menyembah berhala Baal setelah sempat beriman pada masa Nabi Ilyas.
Kesabaran menghadapi Penolakan: Meskipun dakwahnya ditentang, dihina, dan kaumnya terkena azab kemarau panjang, Nabi Ilyasa tetap sabar membimbing mereka hingga akhir hayatnya.
Pemimpin yang Bijaksana: Nabi Ilyasa dikenal sebagai pemimpin dan raja yang bijaksana, membawa kemakmuran dan kedamaian.
Wafat: Beliau wafat setelah menunaikan amanah kenabian dan dikabarkan mewariskan kepemimpinannya kepada Nabi Zulkifli AS.
Kisah Nabi Ilyasa AS disebutkan dalam Al-Qur'an pada surat Al-An'am ayat 86 dan Shad ayat 48.













































