Bab 1: Ruang Rahasia dan Sobekan Tiket
"K-kenapa aku nggak boleh masuk ke ruangan itu, Mas?” tanyaku tanpa rasa curiga saat Mas Galih menutup rapat pintu di belakangnya. "Oh, ini ruangan khusus untuk Mas bekerja, Sayang. Kan kamu tahu kalau sudah fokus kerja, Mas nggak mau diganggu. Aku hanya mengedikkan bahu dan kembali k