... Baca selengkapnyaSebagai penonton, aku tuh selalu kagum kalau lihat aktor atau aktris yang berani kelihatan ‘gak sempurna’ demi peran. Bukan cuma soal jago akting, tapi juga usaha mereka di balik layar yang sering kita gak tahu.
Contohnya Jessica Mila di film "Imperfect". Biasanya kan kita lihat dia tampil cantik dan fit banget. Tapi demi memerankan perempuan insecure, dia rela menaikkan berat badan sekitar 10 kg, wajahnya dibuat lebih berisi, dandanan dibuat seadanya, bahkan sering banget tampil tanpa makeup. Kebayang gak sih, di saat banyak orang berlomba kurus dan glowing, dia justru sengaja kelihatan nggak ideal di kamera? Itu menurutku butuh keberanian mental yang besar.
Terus ada Dwi Sasono di "Bukaan 8". Di poster filmnya aja kelihatan banget dia beda: botak, kelihatan jauh lebih kurus, dan mimik wajahnya lelah banget seperti bapak-bapak kelas bawah yang lagi banyak masalah. Perubahan kayak gitu bukan cuma soal kostum, tapi juga cara jalan, cara ngomong, sampai gesture tubuh. Supaya meyakinkan sebagai ayah muda yang struggling, dia benar-benar keluar dari image aslinya sebagai sosok yang biasanya kocak.
Chicco Jerikho di "Buffalo Boys" juga nggak main-main. Dia latihan fisik dan tinju, diet ketat, sampai bentuk tubuhnya jadi kering dan berotot banget, hampir tanpa lemak. Buat sebagian orang mungkin kelihatan keren, tapi proses di baliknya itu lho yang berat: pola makan diatur ketat, olahraga rutin, dan tetap harus jaga stamina buat syuting yang capek.
Kalau ngomong soal transformasi, nama Reza Rahadian pasti langsung kebayang. Di "Habibie & Ainun", dia nggak cuma di-make up biar mirip Habibie, tapi juga mengubah cara bicara, logat, sampai ekspresi wajah. Rambut keriting, kacamata, kumis tipis, dan cara dia membawa diri bikin kita lupa kalau itu Reza. Rasanya kayak benar-benar lagi nonton Habibie beneran, bukan sekadar imitasi.
Nicholas Saputra juga terkenal total. Di salah satu filmnya, dia sampai berbulan-bulan tinggal di pedalaman Papua supaya bisa benar-benar menyatu dengan karakter dan lingkungan. Bayangin, ninggalin kenyamanan kota, hidup di tempat baru dengan kebiasaan yang beda, hanya supaya aktingnya terasa natural di layar.
Dari contoh-contoh ini, aku jadi makin sadar kalau dunia akting itu nggak cuma soal popularitas. Ada pengorbanan penampilan, waktu, kenyamanan, bahkan kadang kesehatan. Makanya, lain kali kalau nonton film dan lihat aktornya berubah banget, coba apresiasi usaha mereka. Kalau kamu sendiri, kira-kira sanggup nggak ubah penampilan ekstrem demi sebuah peran? Dan menurutmu, siapa lagi artis Indonesia yang paling totalitas kalau akting?
keren² pada totalitas ka 👍