Things Left Behind

Things Left Behind karya Kim Sae Byoul & Jeon Ae Won

⭐ Rating: 4,5/5

📖 Halaman: 200

📠 Penerbit: Gramedia

💰 Harga: 82.000

🪞 Genre: Self Improvement

🔎Honest Review:

Ini kisah tentang seorang pengurus barang-barang peninggalan orang yang sudah meninggal. Dalam buku ini diceritakan beberapa tokoh, baik muda sampai tua. Faktor kematian seseorang itu tidak hanya bergantung pada kesehatan fisik, kecelakaan, atau mental. Bahkan dalam cerita ini, ada tokoh yang udah lansia meninggal karena kesepian. IYA KESEPIAN. Tanpa disadari, banyak kasus kematian seorang lansia karena kesepian. Hal yang ga kita sadari selama kita berurusan atau mengurus orang-orang yang berusia lansia, karena jujur aja aku sebagai anak usia 20-an merasa selama segala kebutuhan mereka bisa terpenuhi, mereka akan baik-baik aja. Tapi ternyata ga sesimpel itu. Ada banyak pemicu kematian tanpa disadari, baik untuk anak muda, dewasa, bahkan lansia.

❗Minus: kayaknya gaada bookmark dari designer bukunya, jadi bookmarknya tuh pake bookmark PT Gramedia

#BookReview #bookrecommendation #novel #solo #thingsleftbehind

Surakarta
2025/10/29 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat sampul Things Left Behind karya Kim Sae Byoul dan Jeon Ae Won, aku kira ini bakal jadi bacaan ringan. Ternyata, setelah beberapa bab, rasanya kayak diajak pelan-pelan ngaca tentang hidup sendiri. Buku ini tipis, cuma 200 halaman, tapi tiap ceritanya cukup nancep, apalagi kalau kamu tipe yang suka merenung habis baca. Hal yang paling bikin aku kepikiran adalah profesi tokoh utamanya: pengurus barang-barang peninggalan orang yang sudah meninggal. Dari situ, kita diajak lihat sisi lain kematian yang jarang dibahas – bukan cuma soal sakit atau kecelakaan, tapi juga tentang hubungan yang putus, penyesalan, dan terutama… kesepian. Ada satu kisah lansia yang meninggal karena kesepian, dan jujur aku keinget banget sama beberapa kakek-nenek di sekitar rumah yang tinggal sendirian. Buku Things Left Behind ini bukan cuma cerita sedih, tapi lebih ke pengingat halus supaya kita lebih peka sama orang-orang di sekitar, terutama yang sudah tua. Kita sering mikir, selama kebutuhan fisik mereka terpenuhi, semuanya aman. Padahal perhatian kecil, ngobrol beberapa menit, atau sekadar nengokin itu bisa sangat berarti. Setelah baca, aku jadi lebih sering ngecek kabar orang tua dan nenek, walau cuma lewat chat atau telepon. Dari sisi self improvement, menurutku buku ini ngajarin kita buat lebih menghargai momen dan hubungan. Barang-barang yang ditinggalkan para tokoh di sini kayak simbol: ada yang menyimpan kenangan manis, tapi ada juga yang penuh penyesalan. Baca ini bikin aku nanya ke diri sendiri: kalau suatu hari aku nggak ada, hal apa yang paling ingin aku tinggalkan ke orang lain? Kenangan baik atau justru rasa kecewa? Kalau kamu lagi nyari rekomendasi buku yang nggak terlalu tebal, tapi tetap berkesan, buku Things Left Behind ini bisa banget masuk reading list. Harganya sekitar 82.000 dan diterbitkan Gramedia, jadi gampang dicari di toko buku besar. Buat yang suka genre self improvement tapi capek sama buku yang isinya teori terus, format cerita seperti ini enak banget diikuti karena berasa baca kumpulan kisah nyata. Minus kecil versi aku, selain soal bookmark yang cuma pakai bookmark standar Gramedia, mungkin beberapa orang bakal merasa temponya agak pelan. Tapi justru karena pelan itu kita dikasih ruang buat mencerna. Kalau kamu lagi butuh bacaan yang tenang tapi mengena, Things Left Behind layak dicoba. Dan siap-siap ya, setelah selesai, kamu mungkin akan melihat barang-barang di sekitarmu dengan cara yang sedikit berbeda.

Posting terkait

Things Left Behind
Suatu buku yang menceritakan banyaknya manusia yang mengakhiri hidupnya karena ‘kesepian’ #QuotesLemon8 #rekomendasibuku #BookReview
Ika Asmala

Ika Asmala

0 suka

July 2025 : Left everything behind
I took a leap halfway across the world. 🌏 #fyplemon #abroadlife #ldr #CareerJourney #uk
Haylynn Tan

Haylynn Tan

5 suka

Pemain bola tampar melompat di jaring, dua pemain cuba menghalang manakala seorang pemain lain bersedia untuk merejam bola. Aksi perlawanan bola tampar dalam dewan.
Sekumpulan pemain bola tampar lelaki berposing untuk gambar pasukan di gelanggang. Mereka memakai jersi berwarna-warni dan menunjukkan pelbagai isyarat tangan sambil tersenyum.
Dua pemain bola tampar melompat tinggi di jaring, seorang bersedia untuk merejam bola tampar kuning di gelanggang terbuka. Pemain lain dan penonton kelihatan di latar belakang.
things past, memories that remain.
#CaraAkuSettle #AtMyAge #HealingTime #volleyballplayer #05
kaimingcansolveit

kaimingcansolveit

4 suka

Abandoned Ship Reclaimed by Jungle
Once built to rule the ocean. Now completely reclaimed by nature. Rusted steel. Overgrown vines. Total silence. Most people see decay. We see potential. The ultimate before. Would you restore it? ✨ From Dust to Epic #AbandonedPlaces #Shipwreck #BeforeAfter #RestorationP
DustToEpic | Restoration

DustToEpic | Restoration

1 suka

Sebuah tangan memegang anting emas tunggal dengan tulisan 'Gara-gara Doa Ini Aku Menemukan Barangku Yang Hilang'. Latar belakang buram menunjukkan paving block dan tanaman hijau.
Sebuah tangan memegang anting emas tunggal dengan teks putih tentang pergi ke kelurahan untuk bantuan beras. Latar belakang buram menunjukkan paving block dan tanaman hijau.
Sebuah tangan memegang anting emas tunggal dengan teks putih tentang antrean panjang di kelurahan. Latar belakang buram menunjukkan paving block dan tanaman hijau.
DOA INI BIKIN BARANG AKU BALIK 😭
haiii lemonade 🥰 Sebenernya aku sering banget kehilangan anting, bukan hilang sih lebih sering jatuh gitu nahh tau" pas udah lamaa banget gak dicari kan ehh tiba" ketemu aja entah itu kesangkut lahh ini lahh. Jujurly nih yah bikin aku kapok aja gitu pake anting, takut hilang lagi ata
yuvi

yuvi

4703 suka

Gambar peringatan dengan tulisan "21+ DRAKOR BUKAN REKOMENDASI! JANGAN NONTON KALAU GA KUAT" di latar belakang pemandangan laut dari jendela.
Poster drama "Nevertheless" menampilkan dua pemeran utama, Song Kang dan Han So-hee, dengan beberapa potret close-up dan tulisan Korea.
Poster drama "The World of the Married" menunjukkan seorang pria memegang kaki seorang wanita dengan ekspresi intens, berlatar interior rumah.
21+⚠ JANGAN NONTON KALAU MASIH BOCIL‼️
⚠️ Drakor Ini Cocok buat 21+, Jangan Nonton Kalau Masih Bocil! ⚠️ Aku jujur belum nonton semua ini, soalnya umurku belum nyampe, ya kan? Tapi ini katanya drama-drama yang panas, penuh konflik, dan lebih dewasa. Tante-tanteku yang udah nikah nih yang kasih rekomendasi, jadi percaya aja deh. 🤭
Bttvl~

Bttvl~

3156 suka

Lihat lainnya