... Baca selengkapnyaAku tuh sering banget mager masak tapi tetap pengen makan enak, akhirnya mengandalkan ayam penyet sambal bawang sebagai menu sat set. Di satu piring lengkap ada ayam goreng, sambal merah, sayuran hijau, irisan timun, plus nasi putih hangat. Kelihatannya sederhana, tapi kalau tau trik bikinnya, rasanya bisa seenak warung kaki lima favorit.
Biasanya aku mulai dari ayam ungkep dulu. Pilih ayam yang tidak terlalu besar supaya cepat matang. Bumbunya simpel aja: bawang putih, ketumbar, garam, sedikit kunyit, dan daun salam. Ungkep sampai bumbu meresap dan air menyusut. Kalau lagi rajin, aku suka ungkep agak banyak untuk stok di kulkas, jadi besok-besok tinggal goreng dan penyet.
Sambal bawangnya kuncinya di bawang dan cabai merah yang digoreng sebentar. Aku pakai kombinasi cabai merah keriting dan sedikit cabai rawit biar pedasnya nendang. Bawang putih dan bawang merah digoreng sampai harum, lalu semua bahan diulek di cobek. Tambahkan sedikit gula, garam, dan perasan jeruk limau kalau suka. Tekstur sambalnya jangan terlalu halus, biar masih kerasa potongan cabainya saat dimakan.
Untuk yang baru pertama kali bikin nasi ayam penyet sambal bawang, jangan lupa bagian lalapan. Di foto, biasanya ada sayuran hijau dan irisan timun. Aku biasanya pakai selada, kol, dan timun yang direndam sebentar di air dingin biar segar. Kadang ditambah tempe atau tahu goreng supaya makin lengkap dan kenyang.
Tips biar ayam penyet sambal merah tetap terasa "sehat" meski digoreng: jangan pakai minyak yang sudah berkali-kali dipakai, tiriskan ayam goreng di tisu dapur, dan imbangi dengan banyak sayur. Kalau lagi diet nasi, aku kadang ganti nasi putih dengan nasi merah atau nasi jagung, tetap enak kok asal sambalnya mantap.
Penyajiannya simpel: di cobek, taruh sambal bawang dulu, penyet ayam goreng di atas sambal sampai agak gepeng, lalu sajikan dengan nasi dan lalapan di sampingnya. Sensasi ayam panas ketemu sambal bawang pedas plus nasi hangat itu serius bikin nambah porsi tanpa sadar.
Menurutku, ayam penyet sambal bawang ini cocok banget jadi menu harian untuk ibu-ibu atau anak kos yang pengen makan seperti di warung tapi dengan bahan rumahan. Resepnya fleksibel, bisa disesuaikan tingkat pedas dan banyaknya minyak sesuai selera. Yang penting, jangan takut bereksperimen dengan sambal merahnya, karena di hidangan ini, sambal adalah bintang utamanya.
mantep bnget ka apalagi makan langsung di cobekk 🥺uhh laparrr