2 hari kagi OTW menuju ramadhan
Menjelang Ramadhan, saya selalu merasakan semangat yang berbeda dibandingkan bulan-bulan lainnya. Dua hari sebelum Ramadhan tiba, fokus saya mulai bergeser untuk mempersiapkan fisik dan mental supaya menjalani puasa dengan lancar. Biasanya, saya mulai mengatur jadwal tidur lebih awal agar tubuh cukup istirahat dan tidak mudah lemas saat berpuasa. Selain itu, saya juga memastikan asupan makanan sehari-hari berubah menjadi lebih sehat dan bergizi, mengurangi konsumsi gula dan makanan berlemak agar tidak mengalami masalah pencernaan di awal puasa. Menyediakan waktu untuk berdoa dan introspeksi menjadi rutinitas penting agar niat beribadah semakin mantap dan hati lebih tenang. Pengalaman saya, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki diri. Mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat dan memperbanyak membaca Al-Quran menjadi bagian dari persiapan spiritual yang saya lakukan saat-saat menjelang Ramadhan. Melalui pengalaman ini, saya percaya bahwa persiapan menjelang Ramadhan harus dilakukan secara menyeluruh — fisik, mental, dan spiritual. Dengan begitu, ibadah puasa tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga membawa ketenangan dan keberkahan dalam hidup sehari-hari.













































