... Baca selengkapnyaSebagai pecinta mie instan yang lagi coba hidup lebih sehat, aku lumayan penasaran waktu nemu mie Ayumie ini. Di kemasannya tertulis dipanggang bukan digoreng, rendah kalori, tanpa MSG, dan tanpa pewarna sintetis. Buat aku yang sering banget makan mie malam-malam, klaim seperti ini lumayan melegakan, jadi nggak berasa terlalu bersalah.
Pertama kali masak, aku perhatiin teksturnya dulu. Karena mie-nya dipanggang, bentuk dan warnanya agak beda dari mie instan biasa yang kuning mengkilap. Begitu direbus, teksturnya cenderung lebih kenyal dan nggak gampang hancur. Kalau kamu suka mie yang agak al dente, ini bisa jadi nilai plus.
Dari segi rasa, varian Mie Ayumie Rasa Ayam ini menurutku lebih mild. Karena tanpa MSG, jangan berharap rasa gurih yang nendang banget seperti mie instan biasa. Tapi justru itu yang bikin aku bisa atur sendiri tingkat keasinan dan kebugurihannya. Biasanya aku tambahin bawang putih cincang, sedikit kecap asin, dan lada supaya rasanya lebih hidup tapi tetap relatif sehat.
Supaya lebih mengenyangkan dan seimbang, aku hampir selalu tambah topping. Di gambar kemasan kan keliatan ada ayam, telur, dan sayuran, jadi aku coba tiru. Versi favoritku: tambahin dada ayam rebus suwir, telur rebus setengah matang, sama sayur seperti sawi, wortel atau brokoli yang direbus sebentar. Dengan begitu, satu mangkuk mie ini kerasa lebih bernutrisi, bukan cuma karbo doang.
Kalau kamu lagi diet kalori atau lagi jaga makan, tipsku: jangan pakai semua bumbu sekaligus. Coba setengah dulu, tambahin air sedikit lebih banyak, dan seimbangkan dengan sayur yang banyak. Cara ini bikin kuahnya tetap enak tapi nggak terlalu kuat dan lebih ringan di perut. Aku juga kadang bikin versi kuah dan versi goreng (kuahnya dibuang, bumbunya dikurangi) tergantung mood.
Kesan sejauh ini, mie Ayumie bisa jadi alternatif lebih oke buat yang nggak bisa lepas dari mie instan tapi pengin opsi yang sedikit lebih sehat. Memang rasanya nggak sedrama mie instan full MSG, tapi setelah beberapa kali makan, lidah jadi kebiasa dan malah kerasa lebih ringan. Kalau kamu suka eksplor produk omieku food atau makanan praktis yang diklaim sehat, menurutku mie ini layak dicoba minimal sekali buat ngerasain bedanya.
Yang perlu diingat, walaupun labelnya lebih sehat, mie instan tetap sebaiknya nggak dimakan terlalu sering. Anggap saja mie Ayumie ini sebagai pilihan "damage control" ketika lagi craving mie, bukan jadi menu harian utama. Dengan cara itu, kita tetap bisa menikmati comfort food tanpa terlalu mengorbankan pola makan yang lagi dijaga.