Kue Pulut TaiTai
Namanya Pulut Tai Tai tapi bukan dari Thailand ya, ini adalah kue tradisional peranakan malaysia. Nama Tai Tai konon artinya merujuk pada "istri pria kaya yang menikmati kehidupan menyenangkan" jadi dulunya, kue ini adalah dessert mewah yang disajikan untuk nyonya-nyonya kaya. Nama lain kue ini adalah pulut tekan yang berarti kue ketan yang proses pembuatannya ditekan-tekan (saat mencetak).
Pulut tai tai:
300 g beras ketan putih
200 ml santan kental
(130 ml santan instan+air)
30 buah bunga telang segar
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
Selai Sarikaya:
4 butir kuning telur
200 ml santan instan
65 g gula merah
20 g gula pasir
Sejumput garam
3 lembar daun pandan
Cara membuat pulut tai tai:
1. Rendam bunga telang dalam air panas sampai warna birunya keluar pekat.
2. Bagi 2 beras ketan yang sudah dicuci bersih, satu rendam dengan air biasa, satu lagi rendam dengan air bunga telang. Rendam semalaman atau minimal selama 4 jam.
3. Tiriskan ketan, tata ketan dalam loyang bersebelahan, putih dan biru.
4. Tuangi ketan dengan santan yang sudah diberi garam. Tambahkan daun pandan.
5. Panaskan kukusan. Kukus ketan selama 40 menit atau sampai matang. Pertengahan mengukus, aduk agar matang merata.
5. Siapkan wadah/loyang yang sudah dialasi plastik/daun pisang untuk mencetak. Cetak ketan dengan cara putih dan biru dicampur acak seperti marble.
6. Tekan-tekan sampai padat. diamkan sampai dingin dan set. Tutup permukaan ketan dengan plastik agar tidak mengering.
7. Potong sesuai selera.
Sajikan ketan dengan selai sarikaya.
Cara membuat selai sarikaya:
1. Campur semua bahan selai kecuali kuning telur ke dalam pan.
2 Masak dengan api kecil sampai gula larut.
3. Angkat, tuang sebagian ke kuning telur, aduk rata.
4. Tuang balik ke pan, masak lagi sambil diaduk dengan api kecil sampai mengental dan meletup.
5. Angkat, saring.
#kuepulut #kuetradisional #selaisarikaya
Selain resep utama, penting untuk memahami asal-usul Pulut Tai Tai yang berasal dari kue tradisional Peranakan Malaysia. Nama "Tai Tai" sendiri melambangkan kemewahan dan biasanya disajikan untuk nyonya kaya pada masa lalu. Proses pembuatan kue ini terbilang cukup sederhana namun memerlukan kesabaran, terutama saat mengukus dan mencetak ketan hingga padat dan memiliki tekstur marble yang cantik. Penggunaan bunga telang segar sebagai pewarna alami menghasilkan warna biru yang khas dengan manfaat antioksidan. Jika bingung mencari bunga telang segar, bisa juga menggantinya dengan pewarna alami lain namun warna biru dari bunga telang adalah yang paling autentik dan membawa cita rasa tradisional yang kuat. Selai sarikaya yang terbuat dari campuran kuning telur, santan, dan gula merah memberikan cita rasa manis legit yang pas sebagai pelengkap Pulut Tai Tai. Untuk mendapatkan tekstur selai yang lembut dan tidak mudah pecah, pastikan pengadukan saat memasak berlangsung merata dengan api kecil. Penggunaan daun pandan juga memberikan aroma wangi yang khas pada kue ini. Pengalaman saya saat membuat Pulut Tai Tai ini, pertama kali agak sulit untuk mendapatkan tekstur ketan yang tepat karena tekanan saat mencetak harus cukup agar kue padat tapi tidak keras. Setelah beberapa kali mencoba, saya menyarankan menggunakan loyang yang dialasi plastik atau daun pisang agar kue mudah dikeluarkan dan tidak lengket. Bila Anda ingin bereksperimen, bisa menambahkan sedikit kelapa parut matang sebagai topping sebelum menyajikan untuk menambah tekstur dan rasa. Pulut Tai Tai ini cocok untuk disajikan pada acara keluarga maupun sebagai kudapan saat minum teh. Semoga cerita singkat dan tips dari pengalaman saya ini bisa membantu Anda sukses membuat Pulut Tai Tai yang enak dan autentik di rumah. Selamat mencoba!











👍