Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
Selamat membaca, Selamat Mencari Ayah! Btw this book by Patrick Kellan ✨
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Pada batas tertentu, dibantu adalah dibelenggu. Paradoks memang!
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Kembali, berkali-kali, dan Bali tetaplah Bali. Kunjungan pertama yang terasa keliru adalah hanya potret beku, banyak variabel yang tidak disadari pada massanya— karena bukan tentang orang yang menyertainya melainkan tentang kacamatanya. —2022
Lab of ris

Lab of ris

5 suka

Bogor pada massanya—dimaknai tanpa sadar oleh data-data usang, dan kini kesadaran memilih memaknai ulang. Begitupun Freud dengan Adler, tidak saling berlawanan. Hanya untuk bisa terbuka adalah setelah melewati ragam denial dan fasenya, kemudian penerimaan. So, lalui dan ambillah kemudi, kem
Lab of ris

Lab of ris

1 suka

Dan barangkali harus tiba di sana—menyaksikan, mengalami, merasa, memahami, atau apapun itu di sana yang sebelumnya tak terbiasa. Bahwa di mana pun kaki berpijak, hidup hanyalah hidup—tak ada yang lebih baik atau buruk. Hanya berpindah dimensi ruang dan waktu, tidak pernah berganti inti. La
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Dan tak satu pun manusia luput dari topeng; sebagian memakainya untuk melindungi, sebagian untuk bersembunyi, sebagian lagi bahkan lupa sedang mengenakannya. So, pastikan siapa kamu yang sejati sebelum melebeli diri!
Lab of ris

Lab of ris

5 suka

Taman Mini Indonesia menyusutkan Indonesia dalam skala mini, yang bisa dijelajahi dalam hitungan kaki. Begitupun penulis skenario menciptakan kehidupan dalam kehidupannya,memetakan realitas luas dalam skala terbatas. Juga miniatur melahirkan miniaturnya, replika mereplikasi replika, serta repre
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Dan A adalah arrival—menyambut apapun dan siapapun yang datang, lalu membiarkannya kembali pada sumber asal. Begitupula kita, hanyalah ruang—yang kosong—yang sejatinya tak terpengaruh oleh apapun yang singgah. Heterogen emosi, pikiran, perasaan, material, atau siapapun tamu yang berkunjung—hanya
Lab of ris

Lab of ris

3 suka

Dan ketika habis massanya, tak ada lagi yang sama. So, let it go more and more, and enjoy in just present moment—right now and here.
Lab of ris

Lab of ris

1 suka

Dan tidak melakukan adalah melakukan. Hanya seringkali terpenjara pada konsep yang membatasi untuk melihat se-apa-adanya.
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Singgah sekedar rebah, dan itu tak ada yang salah. So, jika butuh rehatlah!
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Dan siapapun adalah messenger bagi setiap yang dipertemukannya, hanya seringkali abai untuk membaca. Itulah sebabnya pesan semesta datang berkali-kali—mengulang pola serupa melalui ragam penyampaiannya—hingga sadar, mau membaca, dan mengerti pelajarannya. Lantai 11 dengan salah satu pengunjun
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Dan lucunya adalah seringkali menuntut konsistensi, padahal diri sendirinya pun tak pasti. Seringkali mengglorifikasi bahwa yang menyakiti adalah perubahan pada apa yang pernah ditemuinya, padahal itu hanyalah keinginannya untuk mempertahankan kenangan. Dan kenangan adalah hanya potret beku, sement
Lab of ris

Lab of ris

1 suka

Berkelana dalam sosok berkonsep manusia—dipinjamkan tubuh lengkap dengan mata, telinga, tangan, kaki, mulut, pikiran, perasaan, nama, serta apapun sistem hidup itu sendiri. Sebagai yang diberi kesempatan percobaan sebagai micro cosmos—dengan masa kadaluarsa yang pasti: nikmati dan bermainlah
Lab of ris

Lab of ris

2 suka

Dan saya baru bisa memahami bahwa miskin dan kaya adalah ilusi, sisanya adalah hanya soal sudut pandang. Karena bukankah setiap kita lahir dalam keutuhan— tanpa kepemilikan, tanpa kekurangan, hanya keberadaan? Lalu seiring perjalanan mulai berkenalan dengan manusia-manusia sekitar, yang ter
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Mengenal diri adalah menyadari peran di bumi tentang siapa kamu yang sejati. Tidak ada hidupmu, tubuhmu, perasaanmu, dan apapun tentangmu—melainkan hanya ada kamu dalam hidup, dalam tubuh, dan dalam kamu itu sendiri. Maka bebaslah memberi arti— memaknai tanpa filter yang melekati diri seja
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

dan semuanya adalah sudah keutuhan. Seperti Rangga Maulana Koto mampu melukiskan harmoni dalam ketidakselarasan. Begitupun kamu, mampukah lebih sadar melihat apapun di setiap celah? — minorhytm
Lab of ris

Lab of ris

1 suka

Dan saya memutuskan mencipta surga sendiri di sana. Menikmati segalanya, dengan segala emosi manusia—kadang dengan marah, pasrah, tapi akhirnya berserah. Lagipula, Jakarta adalah Jakarta—masih dengan kesibukannya, yang sesak juga tergesa. Tetap hidup. Begitupun saya, masih tetap hidup dengan
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Dan hidup bukanlah tentang menjadi luar biasa —tapi tentang menjadi manusia.
Lab of ris

Lab of ris

0 suka

Lihat lainnya
Lab of ris
62Mengikuti
108Pengikut
359Suka dan simpan

Lab of ris

ris.manice

ris.manice

ris.manice

Batal

an experiment of feeling, thinking, and living🫀