BENCI BERAKHIR CINTA
"Kamu cantik sekali hari ini, wajahmu bersinar, seperti matahari yang sedang bersinar begitu panasnya," puji Raka yang masih terus melirik kekasih hatinya.
"Itu muji atau ngejek sih," balas Almira senyum-senyum. "Masa wajahku di samain dengan matahari, gosong dong," canda Almira yang sedikit memicingkan mata karena matahari yang begitu panas.
"Dibilangin, hari ini kamu terlihat lain, cantik," goda Raka lagi.
"Oh, berarti kemarin-kemarin aku nggak cantik, gitu," kesal Almira yang pura-pura ngambek.
"Kalau ngambek-ngambek gitu, rasanya aku pengen-pengen cepat nikah."
Almira semakin tersipu malu, wajahnya sudah merona terkena paparan sinar matahari di tambah Raka yang terus menggodanya dengan kata-kata pujian. "Tuh liat kendaraan di depan," tunjuk Almira dengan ujung bibirnya, untuk mengalihkan pandangan Raka dari kaca spion.
Raka tertawa melihatnya dan Almira semakin tersipu malu. Walau panas terik matahari, tapi rayuan Raka dan senyuman Almira mampu menyejukkan sepanjang perjalanan mereka.
Mereka tampak bahagia, karena proses nikah yang menguras waktu dan energi sudah selesai yang artinya, Raka dan Almira tinggal mempersiapkan nikah di KUA dan acara resepsi yang sudah di atur keluarga mereka.
#
Yuk burian baca cerita lengkapnya di App KBM
Judul : BENCI BERAKHIR CINTA
Penulis : AndiRisma























































Salam damai antar umat beragama dan salam persahabatan.....