Kadang suka ngerasa "asing" di tengah gempuran konten Get Ready With Me atau Skincare Routine. Seolah-olah kalau jadi perempuan di media sosial, kita punya "tugas" buat bagi-bagi tips kecantikan.
Tapi jujur, aku pribadi lebih enjoy bahas Self Development, Buku, Game, Film, dan Tips yang bermanfaat lainnya dibanding harus bedah shade lipstik terbaru atau foundation yang gak bikin crack. Dan hal itu nggak bikin kadar "keperempuanan" kita berkurang, kok! 💅✨
Kita semua punya porsi dan minat masing-masing. Kalau kamu emang suka dandan, go for it! Tapi kalau kamu lebih suka bahas konspirasi alam semesta atau tips yang lainnya, that's totally fine too 🥰🥰
Jangan maksa jadi orang lain cuma demi algoritma atau standar "cewek pada umumnya". Your feed, your rules! 💃💃
Kalau kamu gimana? Lebih tim 'Cewek Beauty Tips' atau tim 'Cewek Bahas Hobi Lain' nih? Coba absen di kolom komentar, aku mau tau minat kalian apa aja! 👇
... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang juga tidak terlalu tertarik dengan konten kecantikan di media sosial, saya merasa sangat terbantu dengan pemikiran bahwa kita tidak harus mengikuti tren ngonten yang sedang booming hanya karena ekspektasi sosial. Banyak sekali perempuan yang merasa tertekan harus selalu berbagi tentang skincare atau makeup, padahal minat mereka bisa berbeda.
Saya sendiri lebih suka membuat konten tentang pengembangan diri, buku, dan film. Rasanya lebih menyenangkan bisa berbagi hal-hal yang menurut saya memiliki nilai dan manfaat jangka panjang, bukan hanya sekadar tampilan luar. Ini pun membuat saya merasa tetap feminin tanpa harus mengorbankan apa yang saya suka. Saya percaya, definisi 'keperempuanan' itu tidak ada ukuran baku, karena setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengekspresikan diri.
Selain itu, menjaga skincare dan merawat diri secara pribadi tanpa menjadikannya bahan konten juga merupakan bentuk self-care yang valid. Kita berhak memiliki privasi dan memilih mana yang ingin dibagikan ke publik. Dengan begitu, feed media sosial kita bisa lebih berwarna dan beragam, tidak monoton hanya tentang kecantikan saja.
Pengalaman saya, setelah mulai nyaman dengan pilihan konten sendiri, saya merasakan kebebasan yang luar biasa. Tidak perlu ikut-ikutan topik yang tidak kita suka demi algoritma atau karena takut dianggap 'kurang cewek'. Justru, menonjolkan keunikan dan keahlian kita di bidang lain bisa membuka peluang baru dan menarik audiens yang lebih sesuai.
Jadi, untuk kalian yang merasa asing di tengah tren beauty content yang merajalela, percaya deh, itu normal dan sangat wajar. Jadilah versi terbaik dari diri sendiri dengan konten yang memang kamu cintai. Your feed, your rules!
ada temen ny ternyata