sewajarnya aja ya
Menjadi ibu memang penuh warna, dan setiap hari menghadirkan tantangan yang berbeda. Saya juga sering merasa harus memberikan makanan homemade agar anak mendapat gizi terbaik, tapi tak jarang memilih membeli karena kesibukan atau waktu yang terbatas. Kadang saya merasa puas ketika anak bisa tidur tepat waktu, namun sering pula momen tidur jadi molor karena berbagai alasan. Ada kalanya kami menikmati waktu bersama, seperti saat nyemil bareng, bercengkerama, atau bermain. Namun, ada juga saat saya butuh waktu sejenak untuk diri sendiri, seperti menyepi sebentar agar bisa kembali berenergi. Saya belajar bahwa tidak apa-apa jika tidak selalu sempurna, karena kita manusia, bukan tokoh fiksi yang selalu bisa melakukan semuanya dengan sempurna. Peran sebagai ibu itu bukan hanya tentang selalu 'on' dan siap siaga, tapi juga memahami bahwa istirahat dan momen santai diperlukan supaya kita bisa menjadi ibu yang bahagia dan seimbang. Dengan berbagi pengalaman ini, saya berharap para ibu lain juga merasa lega dan terinspirasi bahwa sewajarnya menjadi ibu itu sangat manusiawi, penuh up and down, dan itu sangat normal.



































