... Baca selengkapnyaAku juga salah satu pejuang GRD, jadi lambung tuh sensitif banget sama makanan dan obat. Makanya setiap mau coba sesuatu, termasuk Hau Fung San, aku pasti cari aman dulu. Waktu itu aku lagi kambuh, perut perih, dada panas, dan cuma kepikiran pengen cepat reda. Di rumah kebetulan ada Hau Fung San, jadi aku coba minum, tapi tetap hati-hati karena lambungku gampang banget "protes".
Sebelum minum, aku usahain perut nggak benar-benar kosong banget, tapi juga nggak terlalu kenyang. Biasanya aku makan dulu yang super lembut dan gampang dicerna, misalnya bubur ayam tanpa minyak banyak, labu siam rebus, tahu kuning yang nggak digoreng terlalu berminyak, plus telur rebus. Menu kayak gitu berasa aman di perut dan nggak bikin lambung langsung kaget.
Setelah itu baru aku minum Hau Fung San sesuai aturan pakai. Pengalaman pribadiku, setelah minum obat kayak gini aku sengaja nggak langsung makan atau minum yang macam-macam. Paling aku tunggu sekitar 20–30 menit supaya obatnya bekerja dulu dan lambung nggak terlalu sibuk mencerna. Kalau langsung dihajar makanan berat atau minuman asam/manis, biasanya perutku malah makin nggak enak.
Yang biasanya aku hindari setelah minum Hau Fung San saat GRD kambuh:
- Minuman dingin dari kulkas
- Kopi, teh kental, atau minuman bersoda
- Makanan pedas, asam, dan yang berminyak banget
- Makan dalam porsi besar sekaligus
Sebaliknya, yang cukup aman buatku:
- Air hangat sedikit-sedikit, setelah jeda beberapa waktu
- Bubur polos atau bubur ayam yang nggak terlalu banyak minyak
- Sayur rebus lembut seperti labu siam rebus
- Tahu kukus/rebus dan telur rebus sebagai sumber protein ringan
Intinya, buatku minum Hau Fung San saat sakit GRD masih bisa, tapi harus benar-benar peka sama reaksi tubuh sendiri. Jangan langsung makan atau minum sembarangan setelahnya, apalagi yang bisa memicu asam lambung. Lebih baik mulai dari porsi kecil, tekstur lembut, dan pilih yang cenderung hambar.
Kalau setelah minum Hau Fung San perut malah makin perih, mual berat, atau dada terasa makin panas, aku biasanya langsung stop dan konsultasi ke dokter. Karena tiap orang beda-beda, yang cocok di aku belum tentu cocok di orang lain. Jadi pakai pengalaman ini sebagai gambaran saja, tetap utamakan konsultasi ke tenaga medis kalau GRD kamu sering kambuh atau gejalanya makin parah.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩