IRT PERNAH, AYAH KECEWA KARNA AKU PEREMPUAN 😔

Hallo Lemonades 🍋

Budaya yang kolot masih juga mengakar tentang perbedaan gender di awal punya anak masih marak sampe sekarang..

Menurut data, lebih banyak di Asia 🥺

Dulu mama cerita ketika aku lahir, ayah seperti agak kecewa karna aku bukan laki tapi aku lahir sebagai perempuan...

Jujur sedih dengernya, toh kan ini takdir mu (ayah) juga 😔

Padahal Agama Islam sangat memuliakan perempuan, bahkan Allah SWT bilang kalo anak perempuan penjamin ortu nya masuk syurga ...

LAGI DAN LAGI BUKAN AGAMA YANG MENYUSAHKAN, TAPI TRADISI/BUDAYA... 🥀

#AkuPernah berharap suami ngga akan begitu ke anak ku yang pertama nanti, karna berasa jadi beban aku yang jadi istri nya yang mengandung... Alhmdulillah dia ngga 🥹

Kasian ke anak laki² nya di beri beban yang berat oleh ortu, dan kasian ke anak perempuan nya karna berasa ga punya nilai 😔

#TipsDariUmurKu Plis normalisasi yang penting lahir sehat dan selamat ibu dan bayi nya , tidak kekurangan satu apapun. Bukan mementingkan gender nya.. TEMEN-TEMEN SETUJU GA???

#MauTanya #SetujuGak #HidupHemat

2025/12/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, butuh waktu lama buat aku berdamai dengan fakta kalau orang tua pernah kecewa saat tahu aku lahir sebagai anak perempuan. Rasanya kayak nggak dihargai sejak detik pertama napas. Makin gede, aku makin paham kalau ini bukan salah aku, tapi efek budaya patriarki dan "son preference" yang mengakar. Son preference itu kecenderungan keluarga lebih pengen punya anak laki-laki. Alasannya macem-macem: katanya anak laki-laki penerus marga, bisa jaga orang tua di hari tua, dan dianggap lebih membanggakan. Sementara anak perempuan sering dipandang sekadar "akan ikut suami" atau bebannya lebih ke urusan rumah. Padahal, di kehidupan nyata, banyak banget anak perempuan yang justru jadi tulang punggung keluarga. Aku pernah ngerasa jadi anak yang nggak cukup baik hanya karena bukan laki-laki. Kadang terluka banget saat lihat orang tua lebih bangga ke anak laki-lakinya, sementara anak perempuan diberi standar beda. Di momen kayak gitu, aku sering nulis quotes untuk anak perempuan di catatan pribadi, semacam pengingat kalau nilai diriku bukan ditentukan sama jenis kelamin dan bukan oleh kekecewaan orang tua terhadap anaknya. Kalau kamu lagi ngerasain kecewa hati seorang ibu yang terluka atau jadi anak yang merasa nggak pernah cukup di mata keluarga, aku paham banget. Kadang keluarga berantakan bukan karena kita nggak sayang, tapi karena pola pikir lama yang nggak pernah dikoreksi. Orang tua patriarki mungkin merasa mereka benar, padahal tanpa sadar melukai anaknya lewat kata-kata kecewa orang tua terhadap anaknya, atau dengan sikap dingin ke anak perempuan. Yang pelan-pelan aku pelajari adalah: kita boleh banget sedih, tapi jangan biarkan luka itu membuat kita mengulang pola yang sama. Aku sering doakan, "Ya Allah, jadikan aku ibu yang nggak membeda-bedakan anak, laki-laki atau perempuan, dan jadikan suamiku ayah yang lembut sama semua anaknya." Kata doa untuk suami dan anak ini jadi penguat buatku supaya nanti keluarga kecilku bebas dari son preference. Buat kamu yang merasa jadi anak tengah yang selalu dilupakan, anak perempuan pertama yang selalu dituntut kuat, atau anak laki-laki yang dibebani ekspektasi berlebihan, kamu punya hak untuk bahagia dan dihargai. Kita boleh banget bikin batasan sehat, pelan-pelan ngobrol dari hati ke hati sama orang tua, atau kalau belum siap, mulai dari ngerawat diri sendiri dulu. Kadang, cara paling sederhana untuk sembuh adalah dengan mengakui: "Iya, aku kecewa." Boleh kok nulis story WA kecewa sama teman atau keluarga, asal bukan buat menjatuhkan, tapi buat meluapkan emosi. Setelah itu, tanya ke diri sendiri, apa yang bisa aku ubah dari diriku dan dari pola di keluargaku nanti. Semoga kita semua bisa jadi generasi yang berani bilang: yang penting anak lahir sehat, ibu selamat, bukan lagi soal son anak laki laki kalau perempuan dianggap kurang. Anak adalah amanah, bukan alat pembuktian harga diri orang tua.

32 komentar

Gambar kirei.yasmin ❀
kirei.yasmin ❀

kalo aku dikasi tau sama temen²ku mending anak pertama cewek sih ka

Lihat lainnya(3)
Gambar Hilda Vegi
Hilda Vegi

jujur aku dulu sering jug denger bgt kk, sedih bgt loh🥺

Lihat lainnya(3)

Lihat komentar lainnya