Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
“Bukan Kamu yang Berubah—Lingkungan Ini yang Membentukmu”
Awalnya, kamu masuk kerja dengan percaya diri. Kamu berani berpendapat. Kamu yakin dengan kemampuanmu. Lalu, perlahan mulai berubah. “Kayaknya kamu kurang cocok di sini.” “Kok kerjaan gitu aja nggak beres?” “Kamu tuh terlalu lambat.” Awalnya kamu bantah dalam hati. Lama-lama… kamu di
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Dari 7 poin ini, mana yang paling sering kamu alami?”
silahkan ungkapan, yg mana yg pernah kamu alami di kolom komentar dibawah. “Kamu pernah jadi korban yang mana?” “Pernah ketemu orang dengan ciri-ciri ini?” #MauTanya
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Tidak Semua Harus Dipermudah”
Aku pernah percaya, kalau aku mempermudah jalan orang lain, hidupku juga akan dipermudah. Aku bantu tanpa banyak tanya, aku mengalah tanpa banyak kata. Tapi ternyata, tidak semua orang tahu cara membalas. Sebagian justru menjadikanku tempat untuk dimanfaatkan. Sampai akhirnya aku sadar,
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Usaha Maksimal, Hasil Tidak Selalu di Tangan Kita
Hari itu target terasa berat. Aku sudah keliling, telepon sana-sini, presentasi berkali-kali… tapi hasil belum juga kelihatan. Di satu titik aku berhenti sebentar dan mikir: “Sebenernya yang aku kejar ini apa? Hasil… atau prosesnya?” Aku sadar satu hal. Aku bisa kontrol: ✔ cara aku b
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Jika Penyakit Bisa Berbicara”
Kadang tubuh kita berbicara dengan cara yang tidak kita sadari. Tumor mungkin berkata: “Aku lahir dari emosi yang lama kamu pendam. Amarah, kecewa, dan luka yang kamu simpan sendirian.” Autoimun mungkin berbisik: “Aku muncul ketika kamu terlalu sering melawan dirimu sendiri. Kamu terus mema
Sarcy

Sarcy

1 suka

“Apa yang sebenarnya ingin kamu istirahatkan?”
Ini tanda emosi kamu lagi tidak seimbang. Bukan karena kamu lemah. Tapi karena: Terlalu lama mengalah Terlalu sering menahan Terlalu jarang benar-benar istirahat batin Saat Temperance terbalik muncul, biasanya orang sedang: Overstimulated (kebanyakan pikiran & tekanan) Kurang ruang untuk
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Ketika Nahkoda Menjadi Penumpang”
Bayangkan kamu berdiri di geladak kapal itu. Angin menusuk kulit. Hujan turun seperti ribuan jarum. Ombak menghantam tanpa ampun, membuat kapal kayu itu berderit seperti sedang mengaduh kesakitan. Di depanmu, seorang perempuan menggenggam kemudi dengan kedua tangan. Jemarinya memutih karena terla
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Harmoni di Tengah Perubahan”
Hidup tidak pernah benar-benar stagnan. Ia bergerak, berubah, dan berdenyut dalam ritme naik dan turun. Ada saatnya kita tertawa, ada waktunya menangis. Ada tenang, ada gelisah. Bukan karena hidup harus penuh drama, tetapi karena dinamika itulah yang membentuk kedewasaan dan makna. Terlalu datar me
Sarcy

Sarcy

0 suka

benarkah?
Dalam sebuah hubungan, perempuan sering kali menjadi cermin dari pria yang ada di hadapannya. Bukan karena ia berubah tanpa alasan, tetapi karena dinamika cinta membentuk cara ia bersikap, merasa, dan mengekspresikan dirinya. Ketika seorang perempuan bersikap seperti anak-anak—manja, ceria, penuh
Sarcy

Sarcy

1 suka

“Knp Sisi Maskulin Perempuan Zaman skrg makin kuat
Banyak orang bilang perempuan sekarang terlalu maskulin. Terlalu mandiri. Terlalu kuat. Terlalu tidak butuh siapa-siapa. Tapi jarang ada yang bertanya… Kenapa dia harus sekuat itu? Mungkin karena pernah dikecewakan. Mungkin karena pernah ditinggalkan saat butuh sandaran. Mungkin karena pernah
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Ibu yg Menabung dri Recehan, ...
Tapi Tak Pernah Menabung Bahagia” Dulu aku sering membayangkan… Seandainya Ibu tidak mengiyakan lamaran Papa. Ibu itu pandai berdagang. Masakannya enak. Tangannya cekatan. Otaknya cerdas menghitung untung-rugi. Dia bukan perempuan lemah. Tapi setelah menikah, Ibu tidak boleh bekerja. Uan
Sarcy

Sarcy

0 suka

Investasi Bernama Cantik
Toni selalu bangga dengan cara berpikirnya yang menurutnya “rasional”. Baginya, memilih Lita adalah keputusan paling logis dalam hidupnya. Lita cantik alami. Tanpa polesan berlebihan. Tanpa drama belanja produk aneh-aneh tiap minggu. Dalam kepala Toni, itu berarti satu hal: aman untuk dompet. Sua
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Baik Itu Batas, Bukan Tanpa Batas.”
Aku dulu pikir menjadi orang baik itu cukup. Cukup sabar. Cukup mengerti. Cukup diam. Setiap kali kata-kata mereka sedikit menyakitkan, aku berkata dalam hati, “Tidak apa-apa, mungkin mereka sedang lelah.” Setiap kali sikap mereka tak adil, aku kembali menenangkan diri, “Tidak apa-apa, aku k
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Belenggu Itu bkn takdir, Tpi Pola yg blm disadari
Ada orang-orang yang merasa hidupnya seperti mengulang cerita yang sama. Tokohnya berbeda, wajahnya berganti, tapi luka yang ditinggalkan selalu serupa. Setiap kali mereka bertanya, “Kenapa aku selalu bertemu orang yang salah?” jawabannya terasa samar, bahkan setelah doa, air mata, dan introspe
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Partner Kerja, Bukan Tempat Berbagi”
Kadang kita udah lama ngerasa, tapi masih nyimpen harapan kecil: “Ah mungkin nanti juga berubah,” “mungkin aku aja yang kebanyakan mikir.” Terus suatu hari—klik. Oh. Ini nyata. Dan ternyata memang begini adanya. Fase “baru sadar” itu kayak berduka diam-diam. Nggak ada kejadian besar, tapi ada
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Hubungan Ini Diam, Tapi Sakit”
Malam itu, kami duduk di sofa yang sama— namun jarak di antara kami terasa lebih jauh dari sebelumnya. Ia terdiam, kepalanya penuh, hatinya lelah. Bukan karena tak cinta… tapi karena terlalu lama memendam rasa yang tak pernah dibicarakan. Ia ingin dimengerti, namun tak tahu lagi bagaimana car
Sarcy

Sarcy

0 suka

Di Rumah yang Ramai, Aku Sendirian
Aku punya saudara kandung, tapi malam-malamku tetap sunyi. Bukan karena tak ada orang, melainkan karena tak ada tempat aman untuk bercerita. Aku takut dihakimi, takut dianggap berlebihan, takut membuat suasana jadi tidak enak. Akhirnya, semua kusimpan sendiri. Aku juga punya pasangan hidup,
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Ketika Rasa Bertemu Realita”
Bukan semua yang kita cintai siap memikul tanggung jawab. Bukan semua rasa bisa berubah jadi kedewasaan. 💭 Jadi tanyakan ke diri sendiri: kamu jatuh cinta… atau siap bertumbuh? Karena menikah bukan hanya soal menerima apa adanya, tapi memilih orang yang siap bertanggung jawab bersamamu. #V
Sarcy

Sarcy

0 suka

“Tabungan Bernama Hidup”
Kita sering berharap masa depan berubah, tanpa berani mengubah hari ini. Padahal, masa depan hanyalah hasil akumulasi dari keputusan kecil yang kita abaikan.Kalau hidupmu adalah rekening tabungan, apa yang sedang kamu setor hari ini? Kebiasaan baik? Atau penundaan yang terus diulang? #Vir
Sarcy

Sarcy

0 suka

"Seandainya dulu aku berubah.”
Dulu, di umur 20… aku pikir waktu itu panjang. Salah sedikit, nanti bisa diperbaiki. Malas hari ini? Besok saja serius. Aku lupa satu hal: hidup mencatat, meski diam. Di umur 40, aku mulai merasakan hasilnya. Bukan karena nasib… tapi karena kebiasaan yang dulu kuanggap sepele. Dan di umur
Sarcy

Sarcy

0 suka

Lihat lainnya
Sarcy
0Mengikuti
7Pengikut
5Suka dan simpan

Sarcy

Kisahku. Kisahmu. Kisah kita. Semoga ada yang sampai padamu.