Nasehat Bagian 2
Jangan lupa save & share ya sob
Kadang kalau lagi sayang-sayangnya sama seseorang, kita jadi gampang khawatir. Takut dia pergi, takut dia berubah, takut hubungan nggak berjalan sesuai harapan. Aku juga pernah kok di posisi itu, rasanya cemas terus kalau lihat notifikasi HP sepi. Padahal, dari situ aku pelan-pelan belajar kalau rasa takut berlebihan ke manusia itu bikin hati capek sendiri. Dari sepucuk nasehat yang aku baca, ada kalimat yang bunyinya kurang lebih begini: jangan pernah takut dan khawatir bila ditinggalkan oleh orang yang engkau cinta dan sayangi. Tapi takutlah kalau dirimu ditinggalkan oleh Allah, Sang Pemilik hati dan cinta. Kalimat sederhana, tapi dalem banget. Di situ aku sadar, ternyata sumber tenang itu bukan dari manusia, tapi dari Allah. Kalau dipikir-pikir, manusia itu datang dan pergi. Bahkan orang yang paling kita sayang pun bisa berubah, bisa menjauh, atau dipisahkan keadaan. Tapi Allah selalu ada, kapan pun kita mau datang dan curhat. Waktu aku lagi down karena masalah cinta, aku coba ubah fokus: dari terus nunggu chat seseorang, jadi nunggu waktu shalat dan momen-momen kecil buat lebih dekat sama Allah. Perlahan, rasa takut ditinggal itu berganti jadi rasa yakin. Yakin kalau yang pergi itu sudah bagian dari rencana terbaik-Nya. Yakin kalau Allah nggak mungkin mengambil sesuatu kecuali untuk diganti dengan yang lebih baik, entah itu orang, ketenangan hati, atau kedewasaan diri. Dari situ aku juga belajar mencintai lebih wajar: sayang sama manusia secukupnya, tapi gantungkan sepenuhnya hanya kepada Allah. Buat kamu yang lagi galau soal cinta, coba jadikan rasa sakit itu sebagai notifikasi kebaikan. Tanda kalau mungkin selama ini kamu terlalu fokus ke makhluk, bukan ke Sang Pencipta. Mulai lagi pelan-pelan: perbaiki shalat, perbanyak doa, curhat jujur sama Allah tentang takut dan khawatirmu. Nggak apa-apa nangis, nggak apa-apa lemah, selama kamu tetap kembali pada-Nya. Ingat, hati kamu bukan milik siapa-siapa selain Allah. Orang yang tepat nggak akan cuma pandai bilang sayang, tapi juga akan menuntunmu makin dekat pada-Nya. Jadi kalau suatu hari kamu ditinggalkan oleh orang yang kamu cinta, jangan langsung merasa hidupmu hancur. Bisa jadi itu cara Allah melindungimu dari sesuatu yang tidak baik untuk hatimu. Semoga sepucuk nasehat cinta ini bisa jadi pengingat lembut buat kita semua. Kalau kamu merasa relate, boleh banget share ke teman-temanmu, siapa tahu itu jadi jalan kebaikan dan penguat buat mereka juga.



































