Setinggi apapun jabatan anda, jangan jahat2 ya sama orang2 di pelayanan, mereka cari nafkah juga kok buat orang rumah
Pengalaman saya selama bekerja di lingkungan dengan berbagai tingkatan jabatan mengajarkan bahwa sikap hormat adalah kunci hubungan yang harmonis. Meskipun seseorang memiliki jabatan tinggi, penting diingat bahwa setiap orang yang bekerja di pelayanan—baik itu petugas kebersihan, asisten medis, atau tenaga administrasi—melakukan pekerjaan mereka untuk menghidupi keluarga mereka. Saya pernah menyaksikan sendiri situasi di mana seorang atasan yang tidak sabar atau kasar kepada staf pelayanan menyebabkan suasana kerja menjadi tegang dan tidak nyaman. Hal ini bukan hanya merusak moral staf, tetapi juga berpengaruh pada kualitas pelayanan yang diberikan. Sebaliknya, ketika pimpinan menunjukkan rasa hormat dan empati, tenaga pelayanan menjadi lebih termotivasi dan loyal. Hal ini sejalan dengan pesan sederhana yang sering diabaikan, yaitu "Setinggi apapun jabatan anda, jangan jahat-jiat ya sama orang-orang di pelayanan." Relevansi pesan ini sangat besar terutama bagi para profesional yang bekerja dalam sistem hirarkis, agar selalu mengingat bahwa setiap orang punya peran penting. Selain itu, saya juga menemukan bahwa sikap baik ini dapat memperkuat budaya kerja yang positif, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya membantu organisasi atau instansi mencapai tujuan bersama. Jadi, mari kita lebih peka dan menghargai semua orang di sekitar kita, terutama mereka yang berada di lini pelayanan.

























