Nakes dan non nakes RS kalau di kasih panggung
Sebagai seseorang yang pernah bekerja di lingkungan rumah sakit, saya sangat memahami betapa pentingnya peran nakes dan non nakes ketika mereka mendapat kesempatan untuk tampil atau diberi panggung. Tidak jarang, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan paramedis menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada pasien. Mereka berjuang keras, mulai dari menangani pasien kritis hingga memberikan edukasi kesehatan, yang semua itu membutuhkan ketangguhan dan dedikasi tinggi. Selain itu, peran non nakes seperti staf administrasi, keamanan, tenaga kebersihan, dan petugas logistik juga tak kalah vital. Mereka biasanya bekerja di belakang layar, memastikan operasional rumah sakit berjalan lancar. Misalnya, tanpa administrasi yang tertata rapi, data pasien bisa kacau dan menghambat proses layanan. Tenaga kebersihan menjaga lingkungan steril sehingga meminimalisasi risiko infeksi. Dengan diberinya panggung kepada mereka, maka perhatian publik bisa meningkat terhadap kontribusi mereka yang sering terlupakan. Pengalaman saya di RS JIH Solo memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara nakes dan non nakes membentuk ekosistem pelayanan kesehatan yang kokoh. Ketika semua elemen dihargai dan diberi ruang untuk menyuarakan pengalaman serta tantangan mereka, bukan hanya semangat kerja yang bertambah, tapi juga kualitas pelayanan pasien meningkat. Ini menunjukkan pentingnya memberikan panggung bagi semua petugas rumah sakit, tidak hanya yang berhadapan langsung dengan pasien, agar semua suara terdengar dan dihargai.


















































