Yth Pak Menhut @Raja Juli Antoni , tolong ingat janji bapak hari ini yang bapak ucapkan di rumah Domang, janji itu udah tembus ke langit Tesso Nilo.
Kalau bapak bohong, ke depannya bukan Domang dan Moni yang bapak suapin, kami netizen akan request Om Indro yang harus bapak suapin🙏
#domang #harmonirimbo #kamibersamatessonilo #fyp #gajahdomang
Pentingnya menjaga kelestarian Tesso Nilo sebagai kawasan hutan dan habitat gajah merupakan perhatian utama masyarakat dan komunitas pecinta alam. Janji yang diucapkan oleh Pak Menhut di Rumah Domang menjadi harapan besar bagi para aktivis lingkungan dan netizen yang mengagendakan perlindungan lebih intensif terhadap kawasan ini. Gajah Domang yang merupakan ikon dari kawasan Tesso Nilo, simbol keberlangsungan satwa langka di hutan tersebut, membutuhkan perhatian khusus. Melalui tagar seperti #kamibersamatessonilo dan #gajahdomang, masyarakat secara digital mengampanyekan perlindungan yang berkelanjutan. Selain upaya konservasi secara resmi, keterlibatan aktif masyarakat dan jaringan online menjadi penting. Namun, kesabaran dan ketenangan menjadi kunci dalam mengawal janji tersebut, seiring dengan pesan 'Sabar mang Depan bapak harus kalem' yang mengingatkan agar pengawasan dan tekanan sosial dilakukan dengan cara yang konstruktif dan terorganisir. Pemantauan terus menerus dan dialog terbuka antara pemerintah, komunitas lokal, dan publik juga dibutuhkan untuk memastikan janji tersebut dapat diwujudkan nyata. Jika janji tersebut tidak ditepati, masyarakat memiliki suara untuk meningkatkan tekanan melalui media sosial hingga meminta pihak-pihak lain, seperti figur publik ‘Om Indro’, untuk turut memperjuangkan nasib Tesso Nilo. Dengan dukungan berbagai kalangan yang menyuarakan perlindungan Tesso Nilo, mudah-mudahan janji yang sudah tembus ke langit tersebut dapat segera terlaksana demi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar.










































