Ramadhan : Tradisi atau Revolusi ???
🌙 Ramadhan dahulu dikenal sebagai bulan turunnya wahyu, bulan jihad dan perjuangan, bulan pengorbanan dan kesungguhan dalam ibadah. Sedangkan Ramadhan masa kini, tanpa kita sadari, sering kali diwarnai dengan banyaknya euforia duniawi dalam menyambut dan menjalaninya.
🌙 Dahulu, Ramadhan menjadi momentum untuk membersihkan diri dan membakar dosa-dosa. Kini, jangan sampai ia justru berlalu tanpa makna karena kita lebih sibuk pada urusan dunia. Boleh menjadikan moment sebagai beribadah mencari Rizqi, tetapi jangan sampai menghilangkan makna dan arti dari Ramadhan sesungguhnya.
🌙 Allah menyebut Ramadhan dalam Al-Qur’an sebagai bulan petunjuk, bulan yang menghadirkan cahaya hidayah bagi hati yang ingin kembali.
Maka sudah sepatutnya kita menjadikannya bulan perenungan, perbaikan, dan penguatan iman.
🌙 Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah tentang melatih hati agar lebih tunduk, lebih sabar, dan lebih taat kepada-Nya. Semoga bulan Ramadhan menjadi bulan yang senantiasa menghidupkan hati, bukan sekadar mengisi hari. 🤍





































































































