... Baca selengkapnyaAwalnya aku juga cuma penasaran soal POC NASA ini, apalagi klaimnya 100% organic dan kandungan unsur mikronya setara 1 ton pupuk kandang dalam 1 liter. Setelah beberapa kali pemakaian, aku mulai berani bandingin hasilnya dengan pupuk lain, terutama untuk tanaman buah dan bunga di rumah.
Untuk tanaman buah, aku pakai POC NASA di cabai, terong, dan tomat. Cara pakainya simpel: aku campur sekitar 1–2 tutup botol POC NASA ke dalam 1 liter air, lalu aku semprot atau siram ke tanah sekitar perakaran. Biasanya aku lakukan seminggu sekali. Hasil yang aku rasain:
- Bunga dan buah lebih jarang rontok
- Buahnya lebih banyak (kuantitas naik) dan tanaman kelihatan lebih kuat
- Tanaman nggak gampang stres waktu cuaca panas banget
POC NASA ini juga cocok banget buat kamu yang suka tanam bunga hias. Aku pakai di bunga kertas (bougenville) dan bunga matahari. Karena dia pupuk cair organik, penyerapan ke tanaman terasa lebih cepat. Bunganya keluar lebih rajin, warna juga lebih cerah. Label di botolnya memang nyantumin manfaat seperti mencegah kerontokan bunga/buah dan memperbaiki akar, dan itu cukup kebukti di tanamanku.
Salah satu hal yang aku suka adalah kemasannya. Botol 500 cc ini pas banget buat yang baru mau coba, jadi termasuk kategori pupuk organik kemasan kecil. Nggak makan tempat, gampang dibawa ke kebun atau lahan, dan tutup botolnya bisa dijadiin takaran. Di kebun kecilku, satu botol bisa kepakai cukup lama karena setiap aplikasi cuma pakai beberapa tutup botol yang diencerkan.
Buat kamu yang biasa pakai pupuk buatan atau NPK, POC NASA bisa jadi pendamping. Di kebunku, aku berani ngurangin pupuk kimia sekitar 20–25% karena akar tanaman sudah terbantu sama pupuk cair organik ini. Tanaman tetap subur, malah cenderung lebih sehat. Di labelnya juga ada tulisan "Kualitas - Kuantitas - Kesehatan" dan menurutku itu cukup ngegambarin hasil yang aku lihat di lapangan.
Untuk pemula yang baru kenal POC atau pupuk organik cair dalam botol, tips dari aku:
1. Selalu baca aturan pakai di label botol POC NASA.
2. Jangan pakai terlalu kental, tetap harus diencerkan supaya tanaman nggak kaget.
3. Pakai rutin, misal 7–10 hari sekali, jangan cuma sekali lalu berhenti.
4. Kombinasikan dengan pupuk kandang atau kompos kalau tanam di tanah, supaya unsur hara makin lengkap.
Kalau kamu suka dokumentasi kebun, foto "gambar POC" di samping tanaman sebelum dan sesudah pemakaian juga seru buat bahan perbandingan. Dari pengalaman pribadi, POC NASA ini lumayan ngebantu ningkatin kualitas dan kuantitas panen tanpa bikin tanah terlalu tergantung sama pupuk kimia. Jadi kalau kamu lagi cari pupuk cair organik yang praktis, multiguna, dan mudah dipakai di rumah, POC NASA layak banget dicoba.