... Baca selengkapnyaJujur dulu aku juga suka bingung waktu lihat resep yang pakai campuran santan dan susu, apalagi kalau ada tepungnya. Takut menggumpal, takut nggak matang sempurna, dan khawatir nggak aman buat bayi. Jadi di sini aku mau share lebih detail gimana cara mengaduk dan mengolah campuran tepung, santan, dan susu supaya hasilnya halus, matang, dan aman dikonsumsi.
Kalau mau bikin adonan mirip BB Booster tapi versi lebih kenyang, biasanya mam bisa tambahkan sedikit tepung beras atau tepung maizena. Kuncinya: jangan langsung campur tepung ke santan dan susu panas. Aku biasa larutkan dulu tepung dengan sedikit air suhu ruang sampai benar-benar halus, tanpa gumpalan. Setelah itu baru pelan-pelan dimasukkan ke campuran santan dan susu sambil terus diaduk.
Santan wajib sudah dimasak dulu ya, sama seperti di resep BB Booster. Aku biasanya rebus santan sampai mendidih pelan sambil diaduk, tujuannya biar santan nggak pecah dan lebih aman untuk bayi. Setelah santan matang dan agak hangat, baru dicampur dengan susu UHT/evaporasi/ASI. Untuk bayi, aku prefer api kecil dan proses masak cukup lama supaya semua bahan benar-benar matang.
Saat mengaduk campuran tepung santan susu, aku pakai whisk kecil atau sendok biasa tapi terus digerakkan, jangan didiamkan. Kalau terasa mulai mengental, turunkan api sekecil mungkin dan aduk terus sampai teksturnya lembut kayak puding. Penting banget: jangan sampai gosong di bawah, karena itu bikin rasa pahit dan kadang bikin bayi nggak mau makan.
Buat bayi 6+ bulan, aku suka tekstur yang lembut dan licin, jadi setelah masak kadang aku saring lagi dengan saringan halus. Hasilnya mirip telur kukus santan susu yang ada di foto BB Booster: lembut, wangi santan, dan creamy dari susu. Disajikan setelah uap panasnya hilang, jangan lagi-lagi panas ya mam.
Kalau bayi punya riwayat alergi susu sapi atau nggak cocok santan, sebaiknya konsultasi dulu ke nakes sebelum coba resep yang pakai kombinasi santan dan susu. Aku pribadi selalu perhatiin reaksi setelah kasih menu baru, misalnya lihat apakah bayi diare, ruam, atau rewel. Kalau ada tanda nggak cocok, stop dulu dan kembali ke menu yang aman.
Intinya, mengaduk tepung santan susu itu nggak sesulit kelihatannya, asal pelan-pelan dan sabar. Larutkan tepung dulu, pastikan santan matang, campur dengan susu di api kecil, dan aduk terus sampai halus. Dengan teknik ini, berbagai variasi menu creamy seperti BB Booster atau puding lembut untuk bayi bisa jadi andalan buat menambah kalori harian tanpa perlu pakai banyak bahan rumit.
anak.ku kog gak doyan ya bun