... Baca selengkapnyaKalau dengar nama kue thok atau kue ku, aku langsung keinget jajanan pasar zaman kecil. Dulu ibu sering beliin di pasar tradisional setiap habis belanja sayur. Bentuknya khas, oval agak menggunung dengan warna merah atau hijau yang mengkilat. Di foto ini aku sengaja pilih kue thok berwarna merah muda dan hijau, ditata rapi di wadah plastik transparan, rasanya bener-bener nostalgia.
Sekarang kue thok masih gampang ditemukan di lapak jajanan pasar, baik di pasar tradisional maupun di toko kue rumahan. Biasanya dijual barengan sama kue citak, kue lapis, ongol-ongol, dan aneka kue jajanan pasar lainnya. Buat yang belum tahu, kue ku tradisional ini biasanya terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang hijau yang manis lembut. Teksturnya kenyal tapi empuk, kulit luarnya wangi karena dikukus di atas daun pisang.
Aku pribadi suka banget kue ku yang kulitnya tipis dan isiannya banyak, apalagi kalau kacang hijaunya halus, nggak terlalu manis, dan ada sedikit aroma vanila. Beberapa penjual jajanan pasar kue ku juga punya versi modern: warna-warni, isi cokelat, keju, atau bahkan durian. Tapi buat aku, versi tradisional tetap juara karena rasanya simple dan bikin kangen.
Tips dari pengalaman belanja: kalau beli kue jajanan pasar seperti kue thok, pilih yang tidak terlalu berminyak di permukaan dan warna tidak terlalu mencolok, supaya lebih yakin kalau pewarnanya aman. Simpan di suhu ruang saja kalau mau dimakan dalam beberapa jam, tapi kalau mau disimpan sampai besok, lebih baik ditaruh di kulkas lalu dikukus sebentar sebelum disajikan supaya teksturnya kembali lembut.
Kue ku juga sering jadi andalan sajian acara keluarga, dari selametan, arisan, sampai hajatan. Satu kotak jajanan pasar kue ku dengan kue citak dan kue lainnya bisa langsung bikin meja snack terlihat meriah. Kalau kamu punya langganan penjual jajanan pasar, coba tanya apakah mereka punya kue thok tradisional, biasanya versi yang dibuat rumahan rasanya lebih autentik.
Buat yang suka bereksperimen di dapur, kue ku sebenarnya bisa dibuat sendiri, tapi butuh kesabaran karena adonan tepung ketan harus pas supaya nggak terlalu keras atau terlalu lembek. Aku beberapa kali coba bikin, dan jujur masih kalah enak sama jajanan pasar favoritku. Jadi sementara, aku lebih sering beli sambil sekalian mendukung pedagang jajanan pasar lokal.
Intinya, kalau lagi cari camilan yang tradisional tapi tetap cocok buat semua umur, kue thok alias kue ku ini wajib banget masuk daftar. Simple, cantik, dan punya cerita nostalgia di setiap gigitannya.
kue ku ditempatku