... Baca selengkapnyaJujur, waktu pasang wallpaper dinding penuh foto lucu dan motif kartun, niatnya biar kamar keliatan gemes dan estetik ala Pinterest. Di foto sih beneran kelihatan lucu, apalagi kalau difoto dari angle yang pas, tapi kenyataannya begitu wallpaper dilepas… dinding langsung kelihatan jorok. Sisa lem di mana-mana, ada yang mengelupas, bahkan beberapa bagian dinding jadi lembab dan bertekstur kasar.
Buat yang lagi kepikiran pasang wallpaper bermotif lucu atau mau bikin wall gallery pakai foto lucu, menurutku ada beberapa hal yang perlu banget dipikirin sebelum pasang. Pertama, cek dulu kondisi dinding. Kalau dindingnya lembab, kasar, atau cat lama sudah ngelupas, kemungkinan besar pas wallpaper dicopot nanti bekasnya bakal parah. Dinding yang lembab bikin lem nempel makin kuat dan nyerap ke tembok, jadi waktu dilepas, permukaan dinding jadi nggak rata.
Nah, kalau kamu sudah terlanjur kayak aku, ini beberapa cara yang aku coba untuk ngurangin bekas lem wallpaper di dinding:
1. Kompres air hangat bersabun
Aku pakai air hangat yang dicampur sedikit sabun cuci piring. Kain microfiber atau spons aku celup, peras sedikit, lalu ditempel dan digosok pelan di bagian yang masih banyak sisa lem. Cara ini lumayan bantu buat lem yang nggak terlalu keras. Tapi jangan digosok terlalu kuat, apalagi kalau cat dindingnya tipis, nanti ikut terkelupas.
2. Campuran baking soda + air hangat
Aku juga sempat coba campuran baking soda dengan air sampai agak kental, lalu dioles tipis di bagian lem yang tebal. Diamkan sebentar, baru digosok pelan. Di beberapa titik berhasil, tapi di dinding yang sudah lembab, hasilnya tetap masih bertekstur. Jadi jangan berharap dinding bisa mulus 100% lagi ya, paling tidak lebih mendingan dari sebelumnya.
3. Pakai scraper plastik
Kalau ada sisa kertas wallpaper yang masih nempel, aku pakai scraper plastik (bukan yang besi, biar nggak ngelukai tembok terlalu dalam). Sambil dikompres pakai air hangat, baru pelan-pelan dikerok. Yang penting sabar dan jangan terburu-buru, karena makin keras dikerok, dinding makin rusak.
4. Amplas halus sebelum dicat ulang
Setelah sisa lem dan kertas wallpaper berkurang, aku panggil tukang buat bantuin amplas. Pakai amplas halus aja, biar permukaan dinding jadi lebih rata sebelum dicat ulang. Pas dicat lagi warna biru, jujur tekstur kasarnya masih kelihatan kalau diperhatiin dari dekat, tapi kalau buat foto lucu di pojokan kamar, masih aman dan nggak terlalu kelihatan di kamera.
Dari pengalaman ini, aku jadi mikir ulang kalau mau pasang wallpaper lucu atau tempel-tempelan foto aesthetic di dinding. Kalau mau tetap punya spot foto lucu, mungkin bisa pakai papan khusus, grid, atau cork board yang ditempel di satu sisi, jadi kalau bosan tinggal lepas papan itu tanpa merusak dinding.
Kalau kamu juga pernah ngalamin dinding rusak gara-gara wallpaper, boleh share juga trik kamu di kolom komentar. Siapa tahu ada cara lain yang lebih ampuh buat balikin dinding biar mulus dan tetap bisa dijadikan background foto lucu di rumah.
aku waktu itu mikir brulang2 sih kak buat pasang wallpaper,takut kayak gini.. estetikanya diawal doang yak..