BERUJUNG NANTI
@UPUJI FILM
Puisi 'Berujung Nanti' menyentuh tema universal tentang perjalanan hidup dan takdir, di mana setiap individu pada akhirnya akan berujung sendiri-sendiri. Saya pernah merasakan hal serupa saat melihat senja di sebuah tempat yang tenang, merenungkan masa lalu dan orang-orang yang pernah saya cintai. Ada rasa damai meskipun menyadari bahwa kita semua menjalani perjalanan yang terkadang penuh liku dan perpisahan. Pengalaman pribadi saya mengajarkan bahwa momen-momen kebahagiaan dan cinta yang pernah dirasakan akan tetap abadi dalam ingatan, meskipun waktu terus berjalan dan keadaan berubah. Seperti bait dalam puisi ini yang mengatakan "semua ingatan ini bertemu nanti di tempat yang Tuhan hamparkan", mengingatkan kita akan harapan akan pertemuan kembali di alam lain. Aku percaya, puisi ini mengajak kita untuk menerima bahwa kesendirian di akhir perjalanan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sebuah kenyataan yang memberikan makna lebih dalam terhadap setiap hubungan dan pengalaman yang kita lalui. Dengan sikap ini, kita bisa lebih menghargai saat ini dan orang-orang yang ada di sekitar. Selain itu, keberadaan puisi ini dengan tagar #PUISI, #dreamscape, #sunset, dan #abadi menyiratkan suasana magis dan penuh keindahan yang sekaligus menjadi tempat refleksi diri. Bagi saya, membaca puisi ini adalah seperti menyusuri alam mimpi dan senja yang membawa ketenangan sekaligus kesadaran tentang nilai-nilai kehidupan.





















































