Botok Lingsir Wengi Kauman Kota Tulungagung
Botok Lingsir Wengi
Kauman Kota
Tulungagung - JATIM
Warung ini dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner favorit bagi warga lokal maupun wisatawan yang mencari rasa autentik di Tulungagung.
Lokasi: Terletak di sebelah barat Perempatan 55 Tulungagung atau tepatnya di sebelah timur Tomoro Coffee.
Menu Utama: Menyajikan berbagai varian bothok, seperti bothok jeroan bumbu rujak, bothok ati ampela, dan ayam.
Harga: Sangat terjangkau, dengan harga menu bothok mulai dari Rp9.000.
Suasana: Mengusung konsep tempat makan retro yang nyaman, cocok untuk bersantai sambil menikmati kopi dan makanan tradisional.
#fypシ゚ #kacamatatulungagung #tulungagunghitss #tulungagungtiktok #tulungagung24jam🚀
Mengunjungi Botok Lingsir Wengi di Kauman Kota Tulungagung memberikan pengalaman kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga membawa saya menyelami suasana nostalgia dengan konsep warung yang mengusung tema retro namun tetap nyaman. Saat pertama kali mencoba bothok jeroan bumbu rujak di sini, saya langsung terpesona dengan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih yang harmonis. Selain itu, pemilihan bahan segar dan cara pengolahan tradisional membuat setiap gigitannya terasa autentik. Saya juga sangat terkesan dengan cara penyajian bothok yang menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu, menciptakan aroma asap yang khas dan menambah kenikmatan makan. Lokasi yang strategis, tepat di sebelah barat Perempatan 55 Tulungagung dan dekat dengan Tomoro Coffee, sangat memudahkan akses bagi pecinta kuliner dan wisatawan. Harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp9.000 membuat saya merasa puas karena bisa menikmati makanan tradisional berkualitas tanpa harus merogoh kocek dalam. Suasana santai dan hangat di warung ini menjadi tempat ideal untuk berkumpul bersama sahabat atau keluarga sambil menikmati secangkir kopi dan makanan favorit. Selain bothok jeroan bumbu rujak, menu lainnya seperti bothok ati ampela dan ayam juga patut dicoba bagi yang ingin variasi rasa. Bagi saya, Botok Lingsir Wengi bukan sekadar tempat makan, melainkan sebuah pengalaman kuliner yang menghubungkan saya dengan warisan budaya lokal Tulungagung yang kaya rasa dan kehangatan.

































