Ayam Betutu khas Bali yuk di coba.
Waktu pertama kali pengin coba bikin ayam betutu khas Bali di rumah, aku sempat bingung mulai dari mana. Ternyata kuncinya ada di bumbu halusnya yang harus lengkap dan dimasak pelan supaya bumbunya benar-benar meresap. Aku biasa pakai 1 ekor ayam kampung ukuran sedang, cuci bersih lalu lumuri dengan jeruk nipis dan sedikit garam, diamkan dulu sekitar 15 menit biar nggak amis. Sambil nunggu, aku siapkan bumbu halus seperti di foto: 8 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 1 sdm ketumbar, 1/2 sdt lada bubuk (ladaku), cabai merah keriting dan hijau keriting masing-masing sekitar 5 buah, lalu cabai rawit merah dan hijau masing-masing 10 buah (bisa dikurangin kalau kurang suka pedas). Tambahkan juga jahe, kencur, lengkuas, kunyit, kemiri, terasi ABC, daun salam dan daun jeruk. Semua bumbu halus aku blender sampai benar-benar lembut, bisa ditambah sedikit minyak supaya gampang halus. Setelah itu tumis bumbu di wajan sampai harum dan matang, warnanya jadi lebih gelap dan wangi terasinya keluar. Di tahap ini aku juga masukin batang serai yang sudah digeprek, daun salam dan daun jeruk supaya aromanya makin kuat khas Bali. Kalau bumbu sudah matang, baru deh aku balurkan ke seluruh bagian ayam, termasuk ke dalam perut ayamnya. Biasanya aku sisihkan sedikit bumbu untuk ditumis lagi nanti. Setelah rata, ayam bisa didiamkan dulu minimal 30 menit, kalau semalaman di kulkas malah lebih mantap karena bumbu betul-betul meresap. Untuk proses masaknya, ada beberapa cara. Kalau mau versi sederhana, aku rebus dulu ayam dengan sedikit air sampai ayam setengah empuk, lalu lanjut dikukus sampai matang. Cara lain yang pernah aku coba, ayam yang sudah dibumbui dibungkus daun pisang, lalu dikukus lama sampai empuk dan bumbunya meresap. Teksturnya jadi lembut dan aromanya wangi daun pisang. Biasanya sebelum disajikan, aku tumis lagi sisa bumbu halus tadi, lalu siram di atas ayam betutu yang sudah matang. Disajikan hangat-hangat dengan nasi putih, sambal matah atau sambal terasi, plus lalapan mentimun dan kemangi. Rasanya pedas gurih, harum rempah, dan benar-benar ngingetin aku sama ayam betutu yang pernah kucoba di Bali. Kalau kamu baru pertama kali coba, saran aku jangan takut sama daftar bumbu yang panjang. Sekali siapkan bumbu halus lengkap, hasil ayam betutu rumahan ini benar-benar worth it. Bisa juga bikin agak banyak bumbu lalu simpan di kulkas untuk dimasak lagi lain waktu, jadi tinggal pakai kalau lagi kepengin ayambet rumahan ala Bali tanpa ribet.

























