1.Rebus santan, garam, dan gula pasir hingga larut. Angkat dan biarkan hangat.
2.Ambil wadah, campurkan tepung tapioka dan tepung beras, tambahkan rebusan santan dan vanili, lalu aduk rata.
3.Siapkan loyang ukuan 20x20 cm, olesi dengan minyak, kemudian panaskan dalam kukusan.
4.Sembari menunggu loyang panas, bagi adonan kue lapis jadi dua bagian. Satu adonan bisa dicampurkan dengan seduhan daun panadan, lalu aduk.
5.Kemudian, tuang sedikit adonan tanpa pewarna dalam loyang dan masak selama 5 menit.
6.Selanjutnya, masukkan sedikit adonan warna hijau di atasnya, lalu masak selama 5 menit.
7.Lakukan langkah tersebut hingga adonan habis, kemudian angkat.
8.Keluarkan kue lapis dari loyang, lalu potong-potong. Bungkus potongan kue dengan plastik saat disajikan.
Selamat mencoba ...
2025/10/10 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku sendiri beberapa kali gagal bikin kue lapis pandan, entah lapisannya saling lepas, bantat, atau bagian bawahnya lembek. Setelah beberapa kali coba-coba, akhirnya ketemu cara yang bikin hasilnya kenyal, lembut, dan anti gagal.
Pertama, kunci tekstur kue lapis yang kenyal itu di komposisi tepung dan santan. Kalau kamu mau pakai resep versi 500 gram tepung kanji/tapioka, tinggal sesuaikan perbandingan tepung berasnya, misalnya 500 gram tepung tapioka + 250–300 gram tepung beras, lalu santannya dinaikkan juga supaya adonan tetap cair tapi tidak terlalu encer. Adonan yang pas itu kalau dituang masih mudah mengalir, tapi tidak terlalu cair seperti air.
Santan juga jangan langsung dipakai dari kulkas. Lebih bagus gunakan santan hangat kuku, hasil rebusan santan, gula dan garam yang sudah tidak panas lagi. Kalau santan terlalu panas saat dicampur tepung, adonan bisa menggumpal. Dan jangan lupa, pakai santan kental supaya kue lapis terasa gurih. Kalau takut santan pecah saat dikukus, tambahkan sejumput garam dan aduk terus waktu merebus.
Untuk warna hijau putihnya, aku suka pakai air seduhan daun pandan asli karena wangi dan warna hijaunya lembut. Kalau mau warna hijau lebih keluar, bisa campur sedikit pasta pandan, tapi jangan kebanyakan supaya rasanya tidak pahit dan warna tetap cantik. Kue hijau pandan yang alami biasanya aromanya lebih enak dan tidak menusuk.
Supaya lapisan kue lapis hijau putih bisa menempel rapi, setiap kali mau menuang lapisan baru, pastikan lapisan sebelumnya sudah set (kenyal dan tidak basah di permukaan), tapi jangan sampai terlalu kering. Di aku biasanya 5 menit kukus per lapisan sudah cukup. Setelah itu, adonan yang mau dituang diaduk dulu supaya tepung tidak mengendap di bawah, ini penting banget biar lapisannya halus dan tidak bertekstur kasar.
Jangan lupa, kukusan harus benar-benar panas dan uapnya banyak sebelum loyang dimasukkan. Lapisi tutup kukusan dengan kain agar uap air tidak menetes ke permukaan kue, karena bisa bikin lapisan atas jadi berlubang atau basah. Api sedang cenderung kecil sudah cukup, yang penting stabil, jadi kue lapis matang merata.
Untuk potongan kue lapis yang rapi dan cantik seperti di foto kue lapis hijau putih, tunggu kue benar-benar dingin dulu baru dipotong. Olesi pisau dengan minyak tipis-tipis agar potongannya mulus. Aku juga suka bungkus tiap potongan dengan plastik bening, selain biar higienis, juga bikin kue lapis tampak menarik kalau mau dijual.
Kalau kamu ingin versi lebih banyak untuk hajatan atau jualan, resep ini gampang banget digandakan. Tinggal ikuti perbandingan bahan yang sama, dan hasilnya tetap kenyal, lembut, serta berlapis-lapis rapi. Yang penting, sabar saat menuang tiap lapisan dan jangan buru-buru.
Selamat mencoba, semoga kue lapis pandan hijau putih buatanmu kenyal, wangi, dan cantik lapisannya!
Lihat komentar lainnya