Ini adalah hasil usg aku kemarin, disini telur aku banyak di kanan kiri, masyaAllah Allah kasih aku rejeki yang luar biasa, tapi aku udah 3x sc, dan aku udah gk mau kebobolan lagi, akhirnya aku pasang KB iud, dengan berbagai pertimbangan, ini adalah kali pertama aku pasang KB, dari awal nikah sampai punya anak 3 belum pernah KB, karna aku takut gk bagus untuk badan aku .
Akhrnya diskusi dengan dokter efek samping dari berbagai KB dan dokterku bilang KB IUD ini kalo kita lepas KBnya yaudh gk ada lagi efek samping beda halnya dengan KB implan atau suntik, kurang lebihnya seperti ini penjelasan dari dokter aku, akhirnya aku pasang KB iud ini setelah 3 bulan pasca sc, sebenernya aku minta saat oprasi mau langsung pasang, tapi dokter menyarankan lebih baik setelah 3 bulan, karena habis lahiran itu rahim kita masih kontraksi, dikhawatirkan nanti KBnya malah geser, dan ya aku pasang setelah baru selesai haid kedua aku, rasanya seperti apa, rasanya sakit pas pasang KB iud ini, dan ya keluar darah lagi, aku gk tau ini darah haid atau apa, ini sudah dua hari masih sdkt ada darah seperti darah haid kalo aku perhatiin .
Mungkin diantara lomenade yang sudah berpengalaman pakai KB iud bisa share di kolom komentar, saling berbagi info 💐#PengalamanKu
... Baca selengkapnyaSetelah membaca pengalaman pemasangan KB IUD ini, saya ingin berbagi juga tentang beberapa hal yang saya alami dan pelajari terkait penggunaan KB IUD terutama bagi ibu yang sudah menjalani operasi caesar seperti ini.
Salah satu hal penting yang saya pelajari adalah waktu pemasangan KB IUD sangat krusial. Dokter memang menyarankan menunggu hingga rahim benar-benar pulih dan kontraksi berkurang, biasanya sekitar 3 bulan pasca operasi. Ini untuk menghindari risiko KB IUD bergeser atau malah keluar karena rahim belum stabil.
Saya sendiri sempat merasa takut dengan berbagai mitos terkait KB IUD, mulai dari nyeri yang lama hingga efek samping jangka panjang. Namun, berdasarkan pengalaman dan informasi dari dokter spesialis kandungan, KB jenis ini justru lebih aman dibandingkan dengan KB suntik atau implan. Khususnya efek sampingnya juga lebih cepat hilang setelah dilepas, tidak meninggalkan sisa hormon dalam tubuh.
Mengenai rasa sakit saat pemasangan, memang terasa tidak nyaman dan ada sedikit perdarahan setelahnya, yang bisa mirip darah haid seperti yang dialami dalam kisah ini. Hal tersebut merupakan hal yang wajar dan biasanya akan membaik dalam beberapa hari. Namun jika perdarahan berlangsung lama atau disertai rasa nyeri hebat, sebaiknya segera konsultasi kembali ke dokter.
Pengalaman saya juga menunjukan pentingnya komunikasi terbuka dengan dokter. Diskusikan segala kekhawatiran, riwayat kesehatan, dan rencana kehamilan ke depan agar pilihan KB bisa tepat dan memberi kenyamanan maksimal. Selain itu, dukungan keluarga juga sangat membantu untuk menjaga kondisi mental dan fisik ibu pasca pemasangan KB.
Saya juga menyarankan untuk aktif mencari informasi dan bergabung di komunitas pengguna KB IUD. Berbagi pengalaman dan tips dari sesama ibu jadi cara yang efektif untuk mendapat gambaran nyata dan merasa lebih siap menjalani proses ini.
Intinya, pemasangan KB IUD pasca operasi caesar memang bisa menjadi solusi efektif pengendalian kelahiran, asalkan dilakukan dengan pertimbangan dan pengawasan medis yang tepat. Dengan persiapan yang matang, ibu bisa menikmati manfaat KB tanpa perlu khawatir efek samping berkelanjutan.
Saya KB IUD sudah 10 tahun ( ganti per 5 tahun), tapi tahun lalu dilepas sama dokter dan suami yg disuruh vasektomi karena ketahuan saat papsmear ternyata rahim saya infeksi sampai ada nanah di dalam rahim dan suka keluar flek2, kalau ga dilepas IUD nya takutnya malah jadi masalah kata dokter.
knp gk d steril aja klo emg sdh 3x sc dn tdk mau k bbolan lagi maf,🙏🏻