Di Sebatang PohonDi sebatang pohon, ayunan berderi
Latihan Puisi pertama ..
buatmu yang lagi jatuh cinta tapi ga berani spill 🤭 #love#puisihati
2025/8/23 Diedit ke
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali nulis puisi "Di Sebatang Pohon", aku cuma pengin curhat soal rasa suka yang dipendem. Tapi lama-lama aku sadar, tampilan puisinya juga penting banget, apalagi kalau mau difoto dan dibagikan. Makanya aku mulai eksplor hiasan pinggiran puisi biar kelihatan lebih hidup.
Biasanya aku pakai kertas bergaris putih biasa, lalu sisi-sisinya aku kasih doodle kecil. Tema favoritku itu dedaunan kering yang seakan tertiup angin. Selain karena bentuknya gampang digambar, dedaunan yang kering juga ngasih vibe sendu dan romantis, pas banget buat puisi cinta yang agak melankolis.
Kalau kamu penasaran cara bikin hiasan pinggiran puisi, kamu bisa mulai dari pola sederhana. Misalnya, di bagian atas kertas kamu gambar satu dahan kecil, lalu di pinggir kanan dan kiri kamu tambahin daun-daun kecil seolah-olah lagi berjatuhan. Biar kelihatan realistis, daun-daunnya bisa dibuat sedikit miring, seakan mudah berterbangan karena angin. Aku pribadi suka pakai warna kuning atau cokelat untuk daun, supaya nuansanya berasa kayak musim gugur.
Selain daun, kamu juga bisa tambahin ikon hati merah kecil di sudut kertas kalau puisinya tentang cinta. Nggak perlu jago gambar; cukup hati simpel yang penting rapi dan konsisten di beberapa sudut. Kadang aku tambahin juga gambar pena kecil di bawah, seolah-olah puisinya baru aja ditulis. Detail kecil kayak gini bikin orang yang baca merasa kalau puisinya lebih personal dan niat.
Kalau kamu tipe yang perfectionist, boleh juga pakai penggaris buat bikin bingkai tipis di sekeliling puisi. Di dalam bingkai itu baru kamu isi dedaunan, bintang-bintang kecil, atau garis putus-putus. Menurutku, bingkai yang rapi bikin tulisan tangan di tengahnya kelihatan lebih fokus dan enak dilihat, terutama kalau nanti kamu foto dengan background warna soft, misalnya biru muda.
Buat yang baru mulai latihan puisi, jangan keburu mikirin bagus atau nggak. Aku pun mulainya dari coretan random. Pelan-pelan aja, bisa latihan nulis dua hal sekaligus: merangkai kata dan menghias pinggiran puisi. Dua-duanya bikin kamu lebih berani buat "spill" perasaan, walaupun masih dalam bentuk kode-kode puitis di atas kertas.
Kalau kamu punya pengalaman sendiri soal hiasan pinggiran puisi atau cara kamu mengekspresikan rasa suka diam-diam lewat tulisan, bisa banget dicoba di puisi berikutnya. Kadang, satu lembar kertas bergaris dengan hiasan daun dan hati kecil sudah cukup buat nyimpan cerita cinta yang nggak pernah terucap.