Menurutmu, Mana yg Lebih Worth It Ditabung Duluan?
Gaess kalau disuruh pilih di antara kedua pilihan itu jujur pusing banget. Keduanya sama-sama bikin semangat nabung. Tapi mana yang impact nya lebih lama ya?
#SetujuGak dua tujuan nabung ini sama-sama bikin kita semangat ngumpulin uang. Tapi filosofinya beda jauh!
#MauTanya nahhh kalau kamu di usia sekarang mana yang paling kamu prioritaskan? Pengalaman atau barang?
Kamu udah nabung buat Travel atau lagi kejar Gadget baru? 😆
... Baca selengkapnyaKalau ngomongin nabung, ternyata bukan cuma soal liburan vs beli barang impian aja. Ada satu hal yang sering kita lupa: gimana cara ngatur pendapatan biar nggak habis buat konsumsi doang.
Aku pribadi sekarang pakai konsep simpel: setiap kali gajian, aku langsung pilah pendapatan jadi beberapa bagian. Intinya, bagian dari pendapatan yang nggak dipakai buat kegiatan konsumsi aku anggap sebagai tabungan wajib. Jadi bukan nunggu “ada sisa”, tapi memang disisihkan duluan.
Kurang lebih breakdown-ku gini:
1. Sekitar 10–20% buat tabungan masa depan
Ini tabungan yang nggak boleh disentuh untuk hal-hal konsumtif, walaupun itu liburan atau gadget impian. Bisa buat dana darurat, tujuan jangka panjang, atau sekadar jaga-jaga kalau ada hal tak terduga. Menurutku, ini manfaat menabung yang kerasa banget: ada rasa aman dan tenang.
2. Sekitar 5–15% buat tujuan senang-senang (travel / barang impian)
Nah, di sinilah "nabung buat liburan" atau "nabung buat beli barang impian" masuk. Aku biasanya bikin dua kategori:
- Traveling: tabungan buat liburan, healing, atau sekadar short trip.
- Barang impian: gadget, tas, atau hal terkait hobi.
Kadang aku pilih fokus satu-satu. Misal tahun ini fokus nabung buat traveling. Tahun depan baru kejar gadget. Jadi nggak semua dikejar barengan sampai keuangan ketarik sana-sini.
3. Bagian buat kebutuhan harian dan konsumsi
Sisanya baru dipakai buat kebutuhan bulanan, jajan, nongkrong, dan lain-lain. Di sini aku belajar bedain: mana konsumsi yang bikin hidup nyaman dan mana yang cuma keinginan sesaat. Soalnya, orang yang gemar menabung biasanya jadi lebih sadar prioritas. Bukan berarti pelit, tapi lebih mikir, "ini benar-benar perlu atau cuma pengen sesaat?"
Menariknya, semakin sering aku nabung dengan cara kayak gini, semakin kelihatan manfaat tabungan, baik buat masa sekarang maupun masa depan:
- Masa sekarang: lebih tenang kalau mau ambil keputusan, nggak gampang panik kalau ada pengeluaran mendadak.
- Masa depan: pelan-pelan kebentuk dana darurat, dana liburan, bahkan mungkin dana buat mimpi yang lebih besar.
Yang jelas, ada juga hal-hal yang BUKAN manfaat menabung, misalnya kalau nabung bikin kamu sama sekali nggak menikmati hidup, atau nabung cuma buat gengsi biar kelihatan “kaya” di depan orang lain. Menurutku, menabung yang sehat justru bantu kita seimbang: tetap bisa menikmati liburan, beli barang impian, tapi nggak mengorbankan keamanan finansial.
Kalau kamu sendiri, dari pendapatanmu sekarang, biasanya berapa persen yang kamu sisihkan buat tabungan beneran, dan berapa persen yang lari ke konsumsi (nongkrong, jajan, belanja dadakan)? Dan kamu lagi fokus nabung buat apa: liburan di pemandangan alam cantik atau upgrade barang impian dulu?
Tim nabung untuk dua dua nya.
Tapi blm kepikiran untuk dua duanya, jd klo ada uang traveling atau bli brg impian sesuai kebutuhan.
Skrg fokus nabung untuk target dana darurat plus kembangan usaha.
Intinya tim bli brg impian and traveling ketika ada uang nya hehe
Kalau aku tergantung barangnya kak. harus sesuai kebutuhan, kalau belum butuh banget ya mending nabung buat liburan biar gak stres 😁