Terlalu lama bertahan di tempat yang bukan milik kita.
Terlalu sering memikirkan hal yang bahkan bukan untuk kita.
Sampai lupa…
kalau kita juga berhak bahagia.
Hari ini aku belajar,
membahagiakan diri sendiri itu bukan egois.
Karena dari hati yang penuh,
kita baru bisa benar-benar membahagiakan orang lain ❤️
Untuk kamu yg disana...
Ingatlah... Kamu juga berhak bahagia.. 🥰🔥
3/24 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSering kali kita merasa berat mempertahankan sesuatu yang sebenarnya bukan milik kita, baik itu pekerjaan, hubungan, maupun kebiasaan yang tidak membawa kebahagiaan. Dari pengalaman pribadi, melepaskan beban-beban tersebut adalah langkah awal untuk menemukan kebahagiaan sejati. Saya pernah berada dalam situasi di mana saya merasa capek secara emosional dan susah untuk bahagia, seperti yang tertulis pada kata-kata 'Aku udah siap Capek...' dan 'Aku udah siap Susah...'. Namun, ketika saya mulai mengutamakan kebahagiaan diri sendiri, hal yang saya kira sulit ternyata menjadi mungkin.
Membahagiakan diri sendiri bukan berarti egois, melainkan sebuah kebutuhan agar hati bisa penuh dan siap memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Hal ini sejalan dengan kesadaran bahwa hidup itu singkat dan tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk hal yang salah atau orang-orang yang tidak menghargai kita. Saya juga belajar bahwa memikirkan hal-hal yang bukan untuk kita justru bikin kita lupa bahwa kita berhak untuk bahagia.
Kata-kata 'Children of Hope' mengingatkan saya bahwa meskipun dalam kesulitan, ada harapan untuk bahagia. Berani mengakui rasa capek dan susah itu penting, tapi jangan sampai melemahkan semangat untuk mencari kebahagiaan dari diri sendiri. Pengalaman pribadi menunjukkan bahwa ketika kita tulus menerima diri sendiri, memahami harga diri, dan melepaskan beban emosional, hidup terasa lebih ringan dan bahagia yang kita rasakan jadi lebih tulus.
Oleh sebab itu, jangan takut untuk menjauh dari hal yang tidak membawa manfaat bagi jiwa. Fokuslah pada kebahagiaanmu, karena dari sana kamu bisa menyalurkan energi positif kepada orang lain. Ingatlah, kamu juga berhak bahagia, dan itu dimulai dari mengenali serta menghargai dirimu sendiri setiap hari.