Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
Ketika Hidup Memberi Beban yang Tidak Kita Minta 
Pernah merasa hidup terasa "berat" padahal kita merasa tidak melakukan kesalahan apa pun? Belajar dari kisah Simon dari Kirene, ada perspektif baru tentang "pikul salib": Interupsi bukan selalu berarti gangguan.  Kadang, itu adalah cara Tuhan menggeser arah hidup kita ke tempat
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Ketika Hati Merasa Gagal: Belajar dari Petrus’s Rule
Kita sering merasa bahwa kesalahan adalah akhir dari segalanya. Padahal, seringkali itu adalah fajar yang menyingsing untuk kesadaran yang lebih dalam.  Mari belajar 3 langkah sederhana untuk kembali pada Allah saat kita merasa jauh: 1. Epiballō (Kesadaran): Jangan lari dari rasa sakit akibat k
Yusti Inawati

Yusti Inawati

1 suka

Bedanya Penyesalan vs. Pertobatan. Penting!
Pernah bertanya-tanya, kenapa Yudas dan Petrus sama-sama berkhianat tapi nasibnya jauh berbeda? 🤔 Ternyata, kuncinya ada pada dua kata Yunani yang sering kita anggap sama: Metamellomai (Penyesalan Emosional): Hanya berhenti di rasa bersalah dan tangisan diri. Seringkali membuat kita "berh
Yusti Inawati

Yusti Inawati

1 suka

Seni "Berjaga-jaga" Tanpa Harus Panik
Di tengah dunia yang bergerak serba cepat dan bising, kata "berjaga-jaga" sering kali disalah artikan sebagai ketakutan atau kecemasan akan masa depan. Padahal, esensi teologisnya justru mengajak jiwa kita untuk melamban dan melekat. Jika kamu sedang merasa lelah secara rohani atau m
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Ketaatan Tanpa Cinta: Ritual atau Penyembahan?
Pernah merasa terjebak dalam rutinitas rohani yang kering? Kadang, iman kita hanya diisi dengan deretan aturan. Padahal, esensi dari mengikuti Tuhan bukan terletak pada do & don't, melainkan pada kedekatan. Yuk, kenali 2 konsep penting ini: 💨💥 Dâbaq (Melekat): Posisi hati yang menca
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Mengapa Doa Kita Sulit Memindahkan Gunung?
Sering kali kita merasa sudah memiliki iman yang kuat, namun realitasnya situasi tidak kunjung berubah. Mengapa? Rahasianya ada pada arsitektur batin kita. Berdasarkan Markus 11:20-26, berikut esensi iman yang sejati: 🔍 Bimbang Artinya Terbagi Kata asli bimbang (diakrinō) berarti jiwa yang te
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Menghilangkan Ketakutan akan 'Kehilangan Diri'
Pernahkah kamu merasa takut untuk berserah sepenuhnya kepada Tuhan karena khawatir mimpi, kebebasan, atau identitas pribadimu akan 'dirampas' dan dihilangkan? Markus 11:1-11, ada sebuah sudut pandang kontemplatif tentang kedaulatan Tuhan: Dia Mengenal Ruang Privatmu: Yesus menunjuk ke
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Stop Berusaha "Membeli" Surga!
Apakah kita sedang mencari Tuhan, atau sekadar menegosiasikan upah? 🤔 Banyak dari kita seperti orang muda dalam Markus 10: 17-27, berlari, bertelut, dan bertanya tentang "apa yang harus kuperbuat." Kita terjebak dalam mentalitas jual-beli —mengira surga bisa dibeli dengan deretan ket
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Rahasia Ketenangan Batin: Meruntuhkan Ego
Pernah merasa lelah karena selalu ingin dianggap penting? Mungkin itu tandanya ego kita sedang menjadi pusat. Belajar dari Markus 9:33-37 tentang sebuah paradigma baru: ✨ Melayani Tanpa Tembok Bukan sekadar membantu orang lain, tapi memberikan diri tanpa alasan tersembunyi untuk menguntungkan di
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Capek Harus Selalu Kelihatan "Beriman"?
Pernah gak merasa bersalah karena masih punya keraguan? Kita sering berpikir kalau iman itu harus 100% yakin tanpa celah. Tapi ternyata... 🌿 Iman itu Paradoks: Bisa kok percaya sambil tetap jujur bilang kalau kita lagi ragu. 🌿 Bukan Soal Metode: Doa itu bukan cara buat "nyuruh" Tuhan,
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Tidak semua yang tahu sungguh mengenal
Dalam Markus 1:21 -34, roh jahat mengenali Yesus sebagai Yang Kudus dari Allah. Mereka tahu siapa Yesus. Mereka tunduk pada otoritas-Nya. Namun mereka tidak hidup bersama-Nya. Di sini kita melihat sebuah ironi: Ternyata mengetahui identitas Yesus tidak otomatis membawa kita memiliki relasi
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Rahasia Tetap Tenang di Tengah Tekanan 🌿
Pernah nggak sih ngerasa hidup lagi berat-beratnya tapi kamu nggak tahu harus ngomong apa? Kalau biasanya Yesus lawan Iblis dengan kuasa, , Markus menuliskan Yesus menang lawan iblis lewat kutipan ayat, Markus nulisnya beda banget. Singkat, padat, dan "sunyi". 3 Hal yang aku pelajari
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Memaknai Kembali Sebuah Perjumpaan
Pernahkah merasa bahwa Tuhan itu jauh dan hanya menunggu kita di "garis finish"? Ternyata, kisah kebangkitan bercerita hal yang berbeda. Di Matius 28:9, Yesus yang lebih dulu menemui kedua perempuan yang sedang ketakutan. Ia tidak menunggu disembah di atas takhta, Ia justru hadir di
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Matius 27:32–44
Yesus tidak merespons tuntutan untuk membuktikan siapa diri-Nya. Ia tetap tinggal dalam ketaatan, bahkan ketika dunia menekan untuk “menunjukkan bukti”. Refleksi ini mengajak kita melihat ulang: apakah kita hidup dari ketaatan, atau dari kebutuhan untuk membuktikan diri? #BelajarPeka #
Yusti Inawati

Yusti Inawati

6 suka

Cermin di Balik Narasi Salib 🌿
Seringkali kita terjebak dalam rutinitas "tahu tentang Tuhan" tanpa benar-benar "mengenali-Nya". Belajar dari pengadilan Yesus, kita diajak melihat kembali: Keheningan Yesus: Kebenaran tidak butuh pembelaan yang riuh. Pilihan Pilatus: Melepas tanggung jawab adalah sebuah kep
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Yang Berbahaya Bukan Kegagalanmu
Penyangkalan Petrus mengingatkan kita, kerapuhan justru sering tersingkap saat kita mencoba menjaga jarak aman dengan-Nya. Kegagalan Petrus di luar halaman adalah cara Tuhan mengikis "kepercayaan diri" dan menggantinya dengan "karang anugerah." Dan pemurnian terjadi. Titik t
Yusti Inawati

Yusti Inawati

1 suka

Getsemani: Saat Penyerahan Bertemu Pergumulan
Pernah merasa takut tapi harus tetap melangkah? Di Taman Getsemani, kita melihat sisi paling manusiawi dari Yesus. DIA tidak meniadakan kegentaran, tapi memilih untuk menyelaraskannya dengan kehendak Bapa. Matius 26:36-46 ini mengajarkan kita, tentang ✨ Relasi vs Aktivitas: Berjalan bersama
Yusti Inawati

Yusti Inawati

1 suka

Garis Batas Ketaatan: Belajar dari Kritik Yesus di
Pernah merasa dilema antara menghormati pemimpin dan menjaga integritas iman? Dalam Matius 23:1-12, Yesus membongkar distorsi kepemimpinan yang sering terjadi. Yesus mengakui otoritas "Kursi Musa", namun Ia memberikan garis batas yang tegas: ketaatan kita adalah pada Kebenaran, bukan
Yusti Inawati

Yusti Inawati

0 suka

Ketaatan Tanpa "Reserve": Belajar dari Matius 26:2
Matius 26:2 menunjukkan posisi hati Yesus yang berkehendak dan berkeputusan. Tanpa nada keluhan, Ia menegaskan ketaatan total pada kehendak Bapa. Refleksi untuk kita: Apakah ketaatan kita hari ini sudah tuntas tanpa negosiasi hasil? Ataukah kita masih menyimpan "cadangan argumentasi" yan
Yusti Inawati

Yusti Inawati

2 suka

"Tertidur Bukanlah Dosa: Rahasia di Balik Matius 2
Seringkali kita merasa terbebani untuk menjadi "sempurna" dan tak kenal lelah. Namun dalam Matius 25:1–13, ada sebuah anugerah tersembunyi: baik gadis bijak maupun bodoh, keduanya sama-sama tertidur. Tertidur bukanlah dosanya. Kelemahan adalah kemanusiaan kita. Yang membedakan mereka buk
Yusti Inawati

Yusti Inawati

1 suka

Lihat lainnya
Yusti Inawati
0Mengikuti
6Pengikut
23Suka dan simpan

Yusti Inawati

yustiinawati

yustiinawati

Batal

Penulis reflektif 📖 Ruang Sel-Growth & Refleksi Batin🌱 ↓ Mari belajar bersama