... Baca selengkapnyaSejak sering lihat infografis tentang "BAHAN MAKANAN YANG TIDAK BOLEH DIPANASKAN", aku juga sempat bingung, terutama soal jamur. Soalnya di rumah cukup sering masak jamur tiram: ditumis, dibuat krispi, sampai campuran sop. Pertanyaannya: apakah jamur tiram sebenarnya boleh dipanaskan ulang?
Dari yang aku pelajari dan coba praktik sendiri, kuncinya ada di CARA mengolah, menyimpan, dan menghangatkannya. Bukan semata-mata jamurnya yang berbahaya. Jamur (termasuk jamur tiram) mengandung protein dan air yang cukup tinggi. Kalau dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, bakteri bisa cepat berkembang. Nah, bakteri inilah yang bikin makanan bisa bikin sakit perut, bukan sekadar karena dipanaskan ulang.
Yang aku lakukan sekarang kalau masak jamur tiram:
1. **Segera simpan sisa masakan**
Kalau ada sisa tumis jamur atau sup jamur, maksimal 2 jam setelah matang langsung aku pindah ke wadah bersih tertutup dan masuk kulkas. Jangan ditinggal semalaman di meja makan, apalagi di suhu panas.
2. **Atur porsi masak**
Biar tidak terlalu sering menghangatkan ulang, aku berusaha masak sesuai kebutuhan. Kalau tahu akan makan sendirian, aku pakai jamur sedikit saja. Ini berlaku juga buat bahan lain yang sering dibilang jangan dipanaskan, seperti bayam, kentang, santan, dan nasi.
3. **Cara menghangatkan jamur**
Saat mau dimakan lagi, aku pastikan jamur dipanaskan sampai benar-benar panas merata (mendidih untuk sup/berkuah). Kalau tumisan, aku tumis lagi sebentar di wajan dengan api sedang sampai uapnya banyak. Biasanya aku hanya memanaskan sekali saja. Kalau sudah pernah dihangatkan, sisa berikutnya lebih baik dibuang.
4. **Lama penyimpanan di kulkas**
Dari pengalaman, masakan jamur paling aman dikonsumsi dalam 1–2 hari kalau disimpan di kulkas. Kalau sudah lewat itu, tekstur jamur mulai berubah dan aku pribadi pilih untuk tidak makan lagi.
5. **Perhatikan aroma dan tekstur**
Kalau jamur tiram yang sudah dimasak mulai berbau asam, lendirannya makin banyak, atau rasanya aneh, jangan dilanjut makan meskipun sudah dipanaskan. Panas tidak selalu menghilangkan racun yang dihasilkan bakteri.
Jadi, jawaban dari "apakah jamur tiram boleh dipanaskan" menurut pengalamanku: boleh, selama cara menyimpan dan menghangatkannya benar, tidak berkali-kali, dan tidak disimpan terlalu lama. Infografis yang bilang "tidak boleh dipanaskan" menurutku lebih ke pengingat supaya kita hati-hati, bukan berarti sama sekali tidak boleh disentuh panas lagi.
Kalau kamu ragu, lebih baik atur porsi masak jamur, bayam, kentang, santan, dan nasi secukupnya. Dengan begitu kita tidak perlu sering-sering menghangatkan ulang dan bisa makan lebih tenang tanpa takut gangguan pencernaan.