Aku bukan muslim. Tapi aku senang bgt kalo nemu tempat halal, ciri khas mereka juga benar benar unik.. selalu pakai peci. Jadi kadang kalo lihat China muslim itu kelihatan lebih imut hahaha soalnya peci nya kecil, beda dengan peci di Indo.. #wuhan #chinamuslim #livingabroad #halalfood #triptochina
Buat yang penasaran gimana rasanya cari makan halal di Wuhan, China, aku cerita sedikit lebih detail ya. Waktu itu aku lagi jalan kaki aja di sekitar area tempat tinggalku, terus nggak sengaja lihat papan tulisan ada karakter China dan tulisan kecil yang nunjukin mereka jual "牛肉" (daging sapi) dan "生饺子出售" alias dumpling mentah yang dijual juga untuk dibawa pulang. Dari luar, tempatnya kelihatan sangat sederhana, bener-bener warung keluarga. Orangtuanya langsung yang melayani pembeli, dan ada paman yang jaga di depan. Paman-nya ramah banget, bahkan walaupun aku kelihatan jelas bukan warga lokal, beliau tetap sabar jelasin menu. Harga makannya sekitar 16元 per mangkuk mie (di papan tulis tertulis "面16元"), menurutku ini murah banget apalagi kalau dibandingin sama porsi yang aku terima. Beneran "porsi nya always jumbo" seperti yang sering orang bilang soal tempat makan halal di China. Suasananya juga unik. Mayoritas pembeli adalah warga lokal muslim, dan mereka pakai peci kecil khas China muslim. Berbeda sama peci di Indonesia yang bentuknya agak lebih tinggi atau lebar, di sini pecinya imut dan bikin mereka kelihatan makin cute. Aku yang bukan muslim aja jadi seneng lihat keberagaman budaya di Wuhan, dan baru ngeh kalau komunitas China muslim di sini cukup banyak. Kalau kamu muslim dan mau ke Wuhan, menurutku jangan khawatir soal makanan. Tips dari aku: 1. Cari tulisan halal dalam bahasa Arab atau tanya langsung pakai kata "halal" atau tunjuk gambar sapi/ayam di menu. 2. Biasanya restoran halal di sini jual menu seperti mie sapi, nasi dengan daging sapi/kambing, dan dumpling (饺子). Kalau ada tulisan "牛肉" itu daging sapi. 3. Harga standarnya sekitar belasan yuan per porsi, seperti 16元, dan sering kali porsinya besar banget, cocok buat yang doyan makan. 4. Lebih gampang cari di area yang banyak mahasiswa atau dekat masjid lokal; di sana biasanya ada beberapa deretan warung halal. Yang paling aku suka dari pengalaman ini bukan cuma soal makanannya yang enak dan murah, tapi rasa hangat dari keluarganya. Orangtua pemilik warung yang melayani pembeli bener-bener bikin aku ngerasa diterima walaupun aku orang asing. Jadi kalau kamu lagi trip to China, khususnya Wuhan, coba sempetin eksplor warung-warung halal lokal, bukan cuma restoran besar. Selain hemat, kamu juga bisa sekalian ngerasain vibe kehidupan sehari-hari warga lokal.
















































