Aku masih ingat bagaimana mendapatkan tanaman aglonema ini dari tukang kebun di kantorku. Dari tiga helai daun kecil, kini tumbuh subur dengan banyak daun bahkan berbunga.
Sejujurnya, nggak berharap bakal berbunga. Ia tumbuh sehat saja senangnya bukan main, karena sebelumnya pernah punya pengalaman yang menyedihkan. Aglonemaku yang lama, daunnya habis dimakan ulat. Hanya disisakan satu daun yang robek dan itu terjadi cuma dalam 1 hari tanpa seorangpun yang tau.
Makanya kini aku sungguh2 menjaga semua tanamanku sebaik2nya, memberikannya vitamin dan obat pencegah hama. Semoga ulat2 itu nggak datang lagi ya.
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku pikir aglonema itu cuma andalan buat tanaman hias daun aja. Fokusnya ya ke warna daun hijau, pink, putih yang cantik. Tapi waktu tahu ternyata aglonema bisa berbunga, apalagi muncul kuncup bunga putih di tengah pot, rasanya kayak dapat kejutan kecil di pojokan rumah.
Buat yang lagi ngerawat aglonema dan penasaran gimana sih ciri aglonema sehat sampai mau berbunga, aku share versi pengalamanku ya. Pertama, aku perhatiin banget media tanam. Aglonema nggak suka terlalu becek, jadi aku pakai campuran tanah, sekam, dan sedikit kompos biar gembur tapi tetap mengikat air. Pot hijau yang kupakai ada lubang drainase cukup, jadi akar nggak gampang busuk.
Untuk cahaya, aglonema dengan daun hijau bercak pink di rumahku kutaruh di area terang tapi bukan kena matahari langsung. Waktu pernah kutaruh agak dekat jendela yang panas, daunnya sempat gosong di pinggir. Setelah dipindah ke tempat yang cahayanya lembut, pertumbuhan daun dan batangnya jauh lebih stabil.
Penyiraman juga aku sesuaikan. Biasanya 2–3 kali seminggu, tapi selalu cek dulu permukaan tanahnya. Kalau masih lembap, aku tahan dulu, karena terlalu sering siram bikin akar rentan busuk dan tanaman jadi lemas. Di musim panas, intensitasnya agak kutambah tapi tetap nggak sampai becek.
Soal pupuk dan vitamin, aku pakai pupuk cair dosis rendah yang khusus tanaman hias daun, dikasih sekitar 2 minggu sekali. Nggak muluk-muluk, tapi rutin. Sejak rutin kasih nutrisi, daun hijau dengan bercak pink dan putihnya kelihatan lebih cerah, dan dari situ pelan-pelan muncul tunas baru dan akhirnya kuncup bunga aglonema putih kecil di tengah tanaman.
Karena punya trauma aglonema sebelumnya daunnya habis dimakan ulat, sekarang aku rajin cek bagian bawah daun dan sekitar media tanam. Kalau lihat ada tanda hama atau ulat kecil, langsung kubersihkan manual dan sesekali pakai obat pencegah hama dosis ringan. Ini cukup membantu supaya daun nggak bolong-bolong lagi.
Kalau kamu punya aglonema biru, aglonema daun hijau polos, atau jenis lain, prinsip perawatannya kurang lebih mirip: media tanam gembur, air cukup tapi nggak berlebihan, cahaya lembut, plus nutrisi rutin. Bunga aglo atau bunga agronema bentuknya mungkin nggak se-wow bunga hias lain, tapi begitu muncul di tengah hamparan daun, kelihatannya tetap bikin hati ikut berbunga-bunga.
Buat yang baru pertama kali ngerawat tanaman aglonema dan berharap lihat contoh bunga aglonema di rumah sendiri, jangan buru-buru putus asa. Fokus aja bikin tanamannya sehat, karena dari pengalamanku, begitu dia nyaman di potnya, bunga algonema yang kecil dan sederhana itu akan muncul sebagai bonus yang manis.
bunganya sedikit mirip peace lilly yaa